triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat A.L. Leysandri melontarkan tiga isu penting kepada Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pontianak Santo Thomas More tentang kebijakan Pemerintah Daerah.
“Tentang Desa Mandiri, Pemberdayaan Masyarakat, bagaimana Meningkatkan IPM di Kalimantan Barat,” katanya saat menerima audiensi PMKRI Cabang Pontianak Santo Thomas More di ruang kerjanya, Rabu (31/3/2021).
Ia menambahkan, tiga isu yang di lontarkannya ke PMKRI supaya mereka dapat menjadi bahan referensi atau diskusi dalam program kerja mereka pada periode kepemimpinan mereka ini.
“Mereka ingin mencari banyak referensi terkait dengan ini. Mudah-mudahan itu bisa membentuk karakteristik wawasan mereka,” harap A.L Leysandri.
Ia menambahkan, PMKRI juga harus mampu membangun komitmen bagaimana mereka berwawasan nasional dalam kepemimpinan masa depan.
“Mudah-mudahan mereka menjadi tidak tertinggal dalam persaingan global ini harus berpikir berwawasan nusantara. Jangan sampai terkotak-kotak, tapi mereka harus menciptakan orang-orang yang mampu bersaing untuk menjawab tantangan ke depan dalam era milenial ini. Oleh karena itu, bagaimanapun mereka adalah kader-kader pemimpin yang harus menjadi kader yang siap berkompetensi di era yang akan datang,” ujar A.L Leysandri.
Audiensi PMKRI cabang Pontianak Santo Thomas More Periode 2020-2021 diharapkan dapat bersinergi dan dapat diselaraskan dengan program Pemprov Kalbar. Dalam waktu dekat, rencananya PMKRI akan melaksanakan kegiatan masa penerimaan anggota baru PMKRI cabang Pontianak pada 16-18 April 2021, di Aula Gereja Santo Petrus Kanisius Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya.
“Jadi PMKRI Thomas More ini ingin mengundang saya untuk hadir dalam penerimaan anggota baru, seperti memberi pencerahan terkait dengan isu-isu yang ada. Harapan mereka saya bisa hadir,” jelasnya. (*)

