triggernetmedia.com –BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah menyebut analisi curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian III (tanggal 21-31) Maret 2021 secara umum berkisar antara 51-200 mm/dasarian dengan kategori menengah – tinggi di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
“Sifat hujan secara umum bersifat normal – atas normal,” kata Kepala BMKG Staklim Mempawah, Luhur Tri Uji Prayitno, SP, M.Ling. Rabu (31/3/2021) melalui kanal resmi info cuaca Kalbar.

Dikatakan, monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat secara umum berada pada kategori masih ada hujan hingga sangat pendek (1-5 hari).
“Hari tanpa hujan terpanjang terjadi di kabupaten Mempawah (Sadaniang) sepanjang 8 hari,” sebutnya.

Ia menjelaskan kondisi dinamika atmosfer terkini, meliputi:
• ENSO : -0.54⁰C (La Nina Lemah)
• IOD : 0.31⁰C (Netral cenderung positif)
• Anomali Suhu muka laut : -0.25 s.d +0.25⁰C (Netral)
• Anomali OLR : -10 s.d. -5 (Negatif)

“Kondisi IOD yang cenderung positif berdampak pada berkurangnya potensi curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I April 2021,” jelasnya lagi.

Dasarian I (tanggal 1-10) April 2021 diprakirakan secara umum berkisar antara 50-75 mm/dasarian dengan kategori hujan menengah. Distribusi curah hujan wilayah hulu hingga tengah lebih tinggi dibanding pesisir Kalimantan Barat. Potensi curah hujan berkurang dan lebih rendah di awal dasarian.

“Rendahnya curah hujan saat ini hingga dasarian I April 2021 tetap perlu diwaspadai. Masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk selalu siaga serta mengantisipasi adanya kemunculan asap dan titik panas terutama di wilayah yang curah hujannya masih rendah,” kata Kepala BMKG Staklim Mempawah, Luhur Tri Uji Prayitno, SP, M.Ling.

Pewarta : Arie
Editor : Ariz
