triggernetmedia.com – Pj. Sekda Ketapang, Suherman menyatakan indeks desa membangun (IDM) merupakan indeks komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi dan indeks ketahanan ekologi atau lingkungan.
“Perangkat indikator yang dikembangkan dalam indeks desa membangun dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan, dimana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan desa untuk mensejahterakan kehidupan desa,” katanya, Senin (22/3/2021) di Ketapang.
Seperti diketahui belum lama ini Pemkab Ketapang menggelar Kegiatan Sosialisasi Pemutahiran Data IDM Berbasis SDGs Desa Kabupaten Ketapang Tahun 2021, pada Sabtu (20/3/2021) di ruang rapat utama Kantor Bupati Ketapang.
Suherman menyebut, indeks desa membangun, memotret langsung tingkat perkembangan kemandirian desa berdasarkan implementasi UU Desa dengan dukungan dana desa serta pendampingan Desa yang terstruktur.
“Mengingat pentingnya status perkembangan desa ini, kita meminta kepada para kepala desa dan tim tenaga pendamping profesional untuk benar – benar memastikan kebenaran dan kevalidan data yang di input pada kuesioner IDM sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara fakta di lapangan,” ujarnya.
“Kondisi saat ini, status perkembangan desa-desa di kabupaten Ketapang yaitu ada 30 desa kategori mandiri, 33 desa kategori maju, 118 desa kategori berkembang, 68 desa kategori tertinggal dan 4 desa kategori sangat tertinggal,” beber Suherman.
Ia menambahkan, bahwa indeks desa membangun, mengarahkan pada ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari pemerintah sesuai dengan partisipasi masyarakat yang berkorelasi dengan karakteristik wilayah desa yaitu tipologi dan modal sosial.
“Ini berdasarkan keputusan Bupati Ketapang nomor 462/dispmpd b/2019 telah ditetapkan target sasaran desa mandiri sampai dengan tahun 2021 yaitu sebanyak 37 desa,” jelasnya.
“Harapan kita target ini bisa dicapai di tahun 2021 ini, dan tentunya sesuai dengan tingkat perkembangan yang ada di desa khususnya bagi desa – desa yang menjadi sasaran desa mandiri,” timpalnya lagi.
Mewakili Pemerintah Daerah kabupaten Ketapang, lanjut Suherman, dirinya mengapresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dalam tahapan pelaksanaan proses pemutakhiran status perkembangan desa melalui kuesioner IDM di Kabupaten Ketapang,” tandasnya.
Turut hadir Kepala dinas PMD, tim tenaga ahli pemberdayaan masyarakat P3MD kabupaten Ketapang, para pendamping desa dan lokal desa, camat, kepala desa, dan operator desa.
Pewarta : Jhon
Editor : Ariz




