triggernetmedia.com – Bupati Ketapang Martin Rantan meletakkan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Meramban Desa Kuala Hilir Kecamatan dan Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Rasul Balai Semandang Kecamatan Simpang Hulu, pada Sabtu (20/3/2021).
Peletakan batu pertama pada dua gereja tersebut sekaligus menandai dimulainya pembangunan rumah ibadah umat Katolik di Kecamatan Simpang Hulu.
“Tahun ini Pemda Ketapang menganggarkan dana hibah untuk pembangunan Paroki Santo Yohanes Rasul Balai Semandang sebesar 5 miliar. Sementara untuk Paroki Santo Yosef Meraban Desa Kualan Hilir sebesar 2 miliar,” ungkap Bupati Martin Rantan, Senin (22/3/2021) seperti dinukil dari rilis resmi Humas Pemda Ketapang.
Menurut Martin, pembinaan dan pembangunan di bidang keagamaan mempunyai peranan penting sebagai bagian integral dari upaya peletakan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.
Ia menegaskan, penganggaran dana hibah tersebut wujud konkrit perhatian Pemerintah kabupaten Ketapang bidang kesejahteraan masyarakat, khususnya pada bidang keagamaan.
“Tak hanya umat Katolik saja, namun juga seluruh agama yang ada di Kabupaten Ketapang,” ujar Martin.
“Pemerintah Kabupaten Ketapang juga memberikan hibah bidang keagamaan ini diberikan kepada agama agama lainnya seperti masjid, mushola, pura, vihara dan ltempat ibadah ainnya,” ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, kata Martin, kepada panitia agar bekerja dengan baik dalam pengelolaan dana hibah sesuai dengan peruntukan yang telah direncanakan di dalam usulan proposal sebelumnya.
Ia pun berharap, di kemudian hari tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan apalagi harus berurusan dengan hukum. S
“Saya berpesan, kelolalah bantuan ini dengan baik, secara transparan dan dapat dipertanggung jawabkan,” tegas Martin.
Dengan dibangunnya dua gereja tersebut, Martin juga berharap semangat umat Katolik dalam beribadah dan mengembangkan fungsi gereja sebagai tempat liturgi, pewartaan, pelayanan, persekutuan dan kesaksian sehingga keberadaan gereja ini terus ditingkatkan, serta mampu membawa kesejukan dan kedamaian di tengah masyarakat.
“Gereja juga dituntut berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara terlebih dalam kontak dan kerja sama untuk kepentingan umum di mana Gereja merupakan representasi umat Katolik dalam masyarakat,” katanya memungkas.
Pewarta : Jhon
Editor : Ariz



