Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Jurnalisme Publik Artikel

Orangtua Wajib Tahu, Ini Beda Anak Aktif, Hiperaktif, dan ADHD

ariz by ariz
18 Februari 2021
in Artikel, Headline, Parenting, Psikologi & Tips
0
Orangtua Wajib Tahu, Ini Beda Anak Aktif, Hiperaktif, dan ADHD

ilustrasi anak hiperaktif

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Bagi beberapa orangtua, mungkin terkadang cukup bingung untuk menghadapi anak yang terlalu aktif. Namun, hal tersebut juga membuat orangtua bingung apakah anaknya termasuk ke dalam golongan aktif, hiperaktif, atau Gangguan Pemusatan Perhatian (ADHD).

Menurut Psikologi Klinik Tumbuh Kembang Anak, Siti Sa’diah Syam, S. Psi, M.Psi, Psikolog, hiperaktif merupakan kondisi di mana anak menjadi cenderung lebih aktif dari biasanya.

Hal ini biasanya ditandai dengan peningkatan aktivitas. Selain itu anak, biasanya anak tersebut impulsif dan mudah teralihkan terhadap sesuatu.

“Biasanya anak hiperaktif ditandai dengan sifat anak yang impulsif dan gampang teralihkan. Jadi lebih aktif dibandingkan anak usianya, “ ucap Siti Sa’diah Syam, S. Psi, M.Psi, Psikolog pada siaran langsung Instagram @eka_hospital (17/02/2021).

Ilustrasi Anak aktif. (Shutterstock)

Berbeda dengan anak hiperaktif, ADHD merupakan gangguan yang membuat anak menjadi sulit untuk fokus, impulsif, dan hiperaktif. Biasanya, hal ini karena adanya gangguan neurodevelopmental pada otak.

Untuk penyebab pasti ADHD belum ada. Namun,  beberapa penelitian mengatakan ADHD isa terjadi karena adanya cairan (senyawa kimia) di otak. Selain itu, bisa juga terjadi karena faktor genetika.

Lalu apa perbedaan anak aktif, hiperaktif atau ADHD?

 

Menurut Siti Sa’diah,  anak yang normal atau aktif, biasanya kegiatan yang dilakukannya masih dalam batas wajar. Hal ini dapat terlihat apakah dirinya melakukan kegiatan yang sesuai dengan anak-anak lain seusianya.

Sedangkan biasanya anak hiperaktif biasanya sangat aktif. Namun, keaktifan tersebut tidak hanya pada satu lingkungan, di berbagai tempat lainnya juga.

 

“Jadi harus lihat, apakah tidak bisa diamnya di rumah saja, atau di tempat lain juga, “ ucap Siti Sa’diah.

 

Siti Sa’diah menambahkan, untuk ADHD, biasanya terdapat poin-poin yang bisa terlihat jika ia memiliki gangguan tersebut. Berbeda dengan anak yang aktif dan hiperaktif, terdapat beberapa ciri yang dialami, terutama pada usia sekolah, di antaranya:

Anak sering gagal memperhatikan detail sesuatu sehingga suka melakukan kesalahan

  •  Sulit untuk fokus terhadap tugas yang sifatnya lama, seperti mendengarkan cerita
  • Anak sering seolah tidak mendengar dan kesulitan untuk mengikuti instruksi
  • Sering mengalami kesulitan dalam mengatur tugas
  • Sering kehilangan hal-hal atau barang yang penting
  •  Fokusnya mudah terganggu oleh hal lain
  • Sering gelisah dan menggerakan tangan serta kaki
  •  Suka berbicara berlebihan
  • Sering memberikan jawaban sebelum pertanyaan selesai
  • Sulit untuk menunggu gilirannya.

Kondisi-kondisi di atas dipantau pada anak selama enam bulan. Jika hal ini terjadi, kemungkinan besar anak mengalami gangguan ADHD.

Untuk penanganan agar kondisi ini tidak terbawa hingga dewasa, orangtua harus bisa tegas dan konsisten kepada anak. Jelaskan juga aturan-aturan yang ada kepada anak sehingga ia mudah mengerti. Jika harus mengatakan kata “jangan”, orangtua harus menjelaskan alasannya kepada anak.

Selain itu, buat jadwal kegiatan anak juga akan membantu hal yang dilakukan lebih terkontrol. Biasanya anak yang hiperaktif atau ADHD sulit untuk diam. Dengan adanya jadwal, ia dapat melakukan hal-hal tersebut dibanding melakukan sesuatu yang tidak jelas.

Hal penting lain untuk menangani anak hiperaktif dan ADHD yaitu komunikasi yang dilakukan dengan orangtua. Hal tersebut sangat penting sehingga anak akan mengerti apa yang harus dan tidak boleh dilakukan.

 

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: ADHDanak aktif dan hiperaktifanak hiperaktifhiperaktif
Previous Post

Dikembalikan Kejaksaan, Berkas Gisel dan Nobu Masih Terus Dilengkapi

Next Post

Ajarkan Balita Tertib di Dalam Masjid, Ini Cara Atalia Istri Ridwan Kamil

ariz

ariz

Next Post
Ajarkan Balita Tertib di Dalam Masjid, Ini Cara Atalia Istri Ridwan Kamil

Ajarkan Balita Tertib di Dalam Masjid, Ini Cara Atalia Istri Ridwan Kamil

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
28.120 Jamaah Haji Reguler Lunasi Biaya Perjalanan

Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah Purwakarta akibat Pemalsuan Data dan Pungutan Berlebih

10 Oktober 2026
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 116 FIFA, Catat Posisi Terbaik dalam 20 Tahun

Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 116 FIFA, Catat Posisi Terbaik dalam 20 Tahun

10 Oktober 2026
nam Rider Indonesia Bidik Hasil Maksimal di Moto4 Asia Cup 2026 Mandalika

nam Rider Indonesia Bidik Hasil Maksimal di Moto4 Asia Cup 2026 Mandalika

10 Oktober 2026
491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

10 Oktober 2026

Recent News

28.120 Jamaah Haji Reguler Lunasi Biaya Perjalanan

Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah Purwakarta akibat Pemalsuan Data dan Pungutan Berlebih

10 Oktober 2026
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 116 FIFA, Catat Posisi Terbaik dalam 20 Tahun

Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 116 FIFA, Catat Posisi Terbaik dalam 20 Tahun

10 Oktober 2026
nam Rider Indonesia Bidik Hasil Maksimal di Moto4 Asia Cup 2026 Mandalika

nam Rider Indonesia Bidik Hasil Maksimal di Moto4 Asia Cup 2026 Mandalika

10 Oktober 2026
491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

10 Oktober 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development