triggernetmedia.com – Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang tahun 2020, berlangsung Senin (28/9/2020) sore di Nevada Hotel.
Deklarasi damai yang yang dimotori KPU Ketapang tersebut, ada lima point yang dibacakan seluruh pasangan calon (Paslon) sebagai bentuk komitmen bersama.
“Seluruh Paslon beserta timses juga menandatangani naskah kampanye damai dan berintegritas,” kata Ketua KPU Ketapang, Tedi Wahyudin, Selasa (29/9/2020) di Ketapang.
Tedi menyebut, deklarasi dilaksanakan bertujuan agar semua pihak ada sinergisitas. Baik antara KPU dengan paslon, bawaslu, partai pengusung, pihak keamanan dan KPU dengan masyarakat.
“Sinergisitas yang dimaksud yaitu soal pemahaman bahwa perhelatan Pilkada saat ini di tengah pendami covid-19, sehingga berbeda dari Pilkada sebelumnya,” ujarnya.
Tedi menjelaskan poin penting dari Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang tahun 2020 yakni menekanan kepada seluruh Paslon dan tim sukses terkait tahapan Pilkada yang harus dijalankan di masa kampanye oleh paslon serta timsesnya.
“Adapun penekanan itu yakni paslon diminta tidak melakukan intimidasi, provokasi dan isu sara ketika berkampanye. Ikut serta menjaga Pilkada agar berjalan kondusif, aman dan damai,” jelas Tedi.
Kemudian, sambungya, paslon harus siap dan sanggup mengendalikan tim kampanye, dan masa pendukung guna menjaga keutuhan dan persaudaraan. Serta sanggup mematuhi protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19.
“Yang paling penting, paslon juga harus ikhlas menerima kekalahan dan mengakui kemenangan paslon lain yang sah setelah ditetapkan KPU nanti,” ungkapnya.
Tedi berharap, dengan dilaksanakan deklarasi kampanye damai dan berintegritas, semua paslon dapat mengikuti apa yang sudah menjadi komitmen bersama tersebut.
“Semua peserta kampanye harus patuh aturan, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19. Karenanya kapatuhan terhadap aturan yang sudah disampaikan menjadi penting dan harus dilaksanakan,” tandasnya.
Jhon I Ariz










