banner 468x60

Produksi Masker Kain Kubu Raya Tembus 36 Ribu Helai

Trigger Netmedia - 17 April 2020
Produksi Masker Kain Kubu Raya Tembus 36 Ribu Helai
Bupati Kubu Raya, Muda mahendrawan. - ()

triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mendistribusikan masker kain untuk masyarakat. Hal itu seiring banyaknya pembuatan masker yang dilakukan koperasi konveksi dan para penjahit mandiri di berbagai desa di Kubu Raya.

“Hingga kini, jumlah masker yang telah dibuat dan dibagikan sudah hampir menyentuh angka 36 ribu helai,”kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Jum’at (17/4/2020) di Sungai Raya.

Muda mengatakan, warga Kubu Raya kini tak perlu panik terkait ketersediaan masker. Selain produksi dan distribusi yang masih terus berlangsung, masker juga dapat diperoleh secara cuma-cuma.

“Warga Kubu Raya tak perlu panik masker langka, sulit didapat, dan mahal harganya,” ujar Muda.

Dari tangan-tangan para penjahit di Kubu Raya, telah dihasilkan sebanyak hampir 36 ribu masker. Masker-masker tersebut telah dibagikan melalui pesanan inisiatif desa-desa maupun Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Semua masker telah dibagikan secara bertahap di berbagai tempat.

Bahkan, sambung Muda, hingga kini produksi pun masih terus berlangsung secara massal. Baik oleh koperasi konveksi ibu-ibu binaan pemerintah kabupaten maupun penjahit-penjahit mandiri rumah tangga di berbagai desa.

“Kelebihan masker kain, selain bisa dibuat sendiri sehingga mencegah penularan, juga mudah dicuci dan digunakan kembali. Jadi tak perlu dibuang dan menjadi limbah sampah,” kata dia.

Muda mencontohkan, di sejumlah negara masyarakat memproduksi sendiri masker kain. Sehingga ketika terjadi wabah Covid-19 atau virus corona, tidak terjadi kepanikan yang bersifat massal.

Bahkan dengan relatif cepat dapat melalui masa pandemi wabah dan melokalisasinya sehingga tak meluas.

“Ingat pengalaman negeri jepang dengan budaya maskernya dan republik ceko dengan masifnya rakyat secara mandiri memakai masker kain yang dibuat sendiri. Sehingga kedua negara ini bisa tanpa ada kepanikan massal dan cepat melalui masa pandemi wabah Covid-19 dengan lebih cepat dan tak meluas,” sebut Muda.

Muda melanjutkan, pembuatan masker secara massal juga dapat menggerakkan ekonomi warga. Di mana semua elemen bergerak membuat mulai ibu-ibu, para pemudi, hingga anak-anak yang ikut membantu.

“Ibarat sekali dayung banyak dampak karena pembuatan masker tetap menjaga kehidupan dan kegiatan ekonomi rumah tangga di desa-desa, sekaligus menghilangkan kepanikan warga karena sulit mendapatkan masker,” timpalnya.

Lebih lanjut, Muda mengajak masyarakat untuk menilai masker sebagai bagian dari upaya hidup sehat. Caranya dengan menjadikan masker menjadi bagian dari cara berbusana sehari-hari.

“Ayo rakyat Kubu Raya, anggap masker menjadi bagian dari pakaian kita sehari-hari. Mulai kita tanamkan kebiasaan sehingga menjadi budaya ke anak-anak kita demi kondisi masa depan generasi yang lebih baik dari hari ini,” ajaknya.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sepak Bola   Sport
BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com