triggernetmedia.com – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natsa mengharapkan tenaga kesehatan atau Tim Medis penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) harus siap secara fisik dan siap secara mental menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Hal ini di sampaikannya saat memberikan motivasi dan pengarahan kepada Tim medis penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Puskesmas Pahauman, Selasa sore (31/03/20) kemarin.
“Dalam hal ini tenaga kesehatan jangan ada yang tumbang mentalnya, karena ini adalah tugas tim medis sebagai garda terdepan, maka dari itu Pemkab Landak membuka posko penangan Covid-19 ini di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten Landak,” ujar Karolin.
Menurut Karolin, dibukanya posko penanganan Covid-19 ini bertujuan untuk meringankan tugas dan tenaga kesehatan, karena akan ada tenaga bantu dari Kecamatan, Kepolisian, TNI, Desa dan Relawan untuk Penyelidikan Epidemiolog.
“Dengan harapan dapat mendata semua orang yang masuk ke Kabupaten Landak, yang tidak terdata di Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Landak, karena ada juga mereka yang tidak melapor ke Kabupaten,” jelas Karolin.
Karolin meminta kepada tenaga kesehatan atau tim medis di Puskesmas harus bisa memahami sistem kerja yang sudah dibuat, karena dengan sistem seperti posko ini bisa memudahkan kerja dan koordinasi, karena didalam posko penanganan Covid-19 akan ada berbagai unsur yang siap meringankan tugas Tenaga Kesehatan atau Tenaga Medis.
“Jika posko itu berjalan dengan baik, tenaga medisnya cukup satu orang saja menjadi supervisor di disitu. Penyelidikan Epidemiologi (PE) itu cuma hanya mengisi formulir, ajari saja staf administrasi kantor camat bagaimana cara untuk mengisinya dan arahkan jika ada yang bergejala untuk konsul ke puskesmas atau ke dokter, Dengan sistem seperti itu kerjaan kita lebih ringan, karena banyak unsur lain yang membantu,” jelasnya lagi.
Dengan adanya posko penangan Covid-19 ini, ambung Karolin, Penyelidikan Epidemiologi (PE) dapat dilaksanakan dengan mudah, karena bisa meminta bantuan kepada kepolisian, perangkat desa dan tim relawan untuk mengantar warganya yang datang dari luar daerah ke posko untuk pendataan.
“Didalam posko Penanganan Covid-19 juga disiapkan kartu kontrol dan panduan untuk megisolasikan diri. Jadi dengan adanya posko ini, tenaga kesehatan atau tim medis tidak bekerja sendirian, hal ini kita lakukan untuk meminimalisir pencegahan Covid-19 terhadap orang yang masuk ke Kabupaten Landak dari tingkat Kecamatan hingga ke Desa,” katanya memungkasi.
Dek I Ariz
