Kementerian Apresiasi Inovasi Sistem Transaksi Nontunai Kubu Raya

Trigger Netmedia - 17 Februari 2020
Kementerian Apresiasi Inovasi Sistem Transaksi Nontunai Kubu Raya
Mendes PDT dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar, saat berbicara dengan Bupati Muda Mahendrawan melalui video konferensi di Ruang Pamong Praja I Kantor Bupati Kubu Raya, Senin 17/2/2020.  - ()

triggernetmedia.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar, mengapresiasi inovasi sistem transaksi nontunai dalam pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Kubu Raya.

Menurutnya, Kabupaten Kubu Raya berpotensi menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang seluruh pengelolaan dana desanya menggunakan transaksi nontunai. Ia menyebut Kubu Raya layak menjadi percontohan. Pengelolaan dana desa secara nontunai dinilai menunjukkan pola pikir digital di Kabupaten Kubu Raya telah berjalan baik.

“Tinggal mengutuhkan bagaimana kemudian seluruh Kabupaten Kubu Raya masuk menjadi desa digital. Jadi embrionya adalah pengelolaan dana desa secara nontunai. Perkembangan berikutnya seluruh pelayanan desa menggunakan pendekatan digital sehingga menjadi desa digital,” ujar Mendes PDT dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar, saat berbicara dengan Bupati Muda Mahendrawan melalui video konferensi di Ruang Pamong Praja I Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (17/2).

Video konferensi dilakukan Menteri Abdul Halim Iskandar kepada kabupaten-kabupaten tercepat dalam penyaluran dana desa tahun 2020. Kubu Raya merupakan satu di antara dari enam kabupaten yang menjadi lokasi video konferensi, selain Tojo Una-Una (Sulawesi Tengah), Gianyar (Bali), Situbondo (Jawa Timur), Boyolali (Jawa Tengah), dan Belitung (Bangka Belitung).

Video konferensi dilakukan untuk mengetahui langkah-langkah percepatan penyaluran dana desa yang telah dilakukan. Juga mengetahui rencana pemanfaatan dana desa dimaksud sesuai program kegiatan yang tercantum dalam APBDes.

Adapun total kabupaten penyalur dana desa tercepat se-Indonesia tahun 2020 berjumlah 33 kabupaten. Kubu Raya sendiri menjadi penyalur dana desa tercepat se-Kalimantan Barat.

Menteri Abdul Halim menyatakan, kinerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Kementerian Desa, menurut dia, akan mengampanyekan ke seluruh Indonesia daerah-daerah yang dinilai sukses, termasuk Kabupaten Kubu Raya. Karena Abdul Halim Iskandar berharap Kubu Raya dapat menjadi kabupaten pertama yang total pengelolaan dana desanya menggunakan transaksi nontunai.

“Sukses selalu untuk Pak Bupati, inovasinya luar biasa. Menanjak terus Kubu Raya. Naik terus tidak boleh turun,” ucapnya.

Dalam video konferensi itu, Bupati Muda Mahendrawan melaporkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menjadi kabupaten tercepat di Kalimantan Barat dalam pencairan dana desa tahun 2020.

Mua memaparkan, jika per 10 Februari 2020 ada sebelas desa yang dicairkan dana desanya, maka saat ini telah menyusul sembilan desa berikutnya. Sehingga total menjadi 20 desa yang siap pencairan.

“Ini memang kami persiapkan sejak September 2019 lalu. Karena dengan persiapan peraturan bupati yang lebih cepat dan sosialisasi penggunaan dana dan tata caranya pada desa, maka bisa mempercepat penyusunan RKPDes dan ABPDes. Sehingga per hari ini sudah 20 desa yang sudah siap,” jelasnya.

Dari 117 desa di Kubu Raya, sambung Muda, telah ada 28 desa yang mengelola dana desa dengan transaksi nontunai. Ditargetkan tahun 2020 seluruh desa akan menerapkan sistem transaksi tersebut.

“Alhamdulillah koordinasi kita dengan pihak-pihak terkait termasuk Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara sangat cepat dan efektif. Itu juga yang membuat penyaluran dana desa dari sebelas desa kemarin dengan nilai Rp 4,5 miliar. Dan saat ini sudah menyusul sembilan desa berikutnya sehingga total ada Rp 8 miliar lebih yang sudah siap disalurkan,” katanya.

Muda menambahkan, memperkuat hal itu Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menyiapkan Sistem Keuangan Desa Dalam Jaringan (Siskeudes Online). Yang akan siap di bulan April mendatang. Siskeudes Online akan mempermudah dalam realisasi dan pelaporan.

“Sehingga pada akhirnya kami berharap dana desa yang totalnya di Kubu Raya ini ada Rp 134 miliar dan Alokasi Dana Desa Rp 84 miliar dapat dimaksimalkan. Mudah-mudahan bisa mendongkrak pembangunan lebih cepat dan jangan sampai ada desa yang terlambat salur,” harapnya.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR

3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Target Jadi Produsen Halal Dunia, Indonesia Bangun 5 Kawasan Industri Halal

Target Jadi Produsen Halal Dunia, Indonesia Bangun 5 Kawasan Industri Halal

Headline   Industri   Internasional   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Indonesia Darurat Covid-19, KPAI Tak Setuju Sekolah Dibuka Juli Tahun Ini

Indonesia Darurat Covid-19, KPAI Tak Setuju Sekolah Dibuka Juli Tahun Ini

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan   Sospolhukam
Bangun Zona Integritas, Kapolres Ketapang: Polisi Modern Melayani Publik Secara Cepat, Modern, Bebas Korupsi

Bangun Zona Integritas, Kapolres Ketapang: Polisi Modern Melayani Publik Secara Cepat, Modern, Bebas Korupsi

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Sospolhukam
Monitoring Vaksinasi Massal, Bupati Landak: Sukseskan 1 Juta Vaksinasi Sehari

Monitoring Vaksinasi Massal, Bupati Landak: Sukseskan 1 Juta Vaksinasi Sehari

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
3 Aturan Pendaftaran CPNS 2021 yang Segera Dibuka

3 Aturan Pendaftaran CPNS 2021 yang Segera Dibuka

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik
Ekonomi Kian Sulit Sejak Pandemi, Pernikahan Anak pun Dilaporkan Meningkat

Ekonomi Kian Sulit Sejak Pandemi, Pernikahan Anak pun Dilaporkan Meningkat

Headline   Internasional   Kesehatan   Kesra   News   Sorotan   Sospolhukam
5 Jenis Teh Tak Biasa Ini Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Wajib Dicoba!

5 Jenis Teh Tak Biasa Ini Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Wajib Dicoba!

Artikel   Headline   Infotainment   Lifestyle   Serba-serbi   Tips
Indonesia-Ceko Tingkatkan Kerja Sama Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan

Indonesia-Ceko Tingkatkan Kerja Sama Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan

Headline   Internasional   lingkungan   Maritim   News   Sains   Sorotan
Jejak Kaki Dinosaurus Terakhir yang Hidup di Inggris

Jejak Kaki Dinosaurus Terakhir yang Hidup di Inggris

Analisis   Headline   Sains   Serba-serbi   Technology

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com