banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Legislator Kalbar Beberkan Tentang Penghapusan Tenaga Honorer

Trigger Netmedia - 28 Januari 2020
Legislator Kalbar Beberkan Tentang Penghapusan Tenaga Honorer
Anggota Komisi II DPR RI Dapil Kalbar 1, Drs. Cornelis., MH. - ()

triggernetmedia.com – Isu penghapusan tenaga honorer berdasarkan kesepakatan bersama antara Komisi II DPR RI dan Pemerintah dalam hal ini dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana dalam hasil raker 20 Januari 2020 saat ini menuai berbagai persepsi yang salah di masyarakat termasuk dari Pemerintah Daerah (Pemda) sehingga menyebabkan kekhawatiran tenaga honorer yang ada di seluruh instansi pemerintahan di Indonesia.

Anggota Komisi II DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Drs. Cornelis, MH memberikan penjelasan terhadap isu penghapusan tenaga honorer yang salah persepsi ditanggapi masyarakat dan Pemda. Terkait kesepakatan raker adalah Anggota Komisi II DPR RI ingin seluruh honorer mendapatkan status yang jelas agar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Terkait penghapusan atau tidak adanya tenaga honorer itu sebenarnya tidak benar, karena Kita Komisi II sudah ada kesepakatan dengan Pemerintah dengan mengganti tenaga honorer ataupun honorer K2 menjadi PNS atau PPPK sesuai UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dengan tujuan agar mereka yang bekerja mendapatkan upah yang layak dan tidak lagi mendapatkan upah yang rendah. Jadi bukan diberhentikan, ini yang nampaknya menjadi kesalahan persepsi dilapangan,” ungkap Cornelis di Pontianak, Selasa (28/1).

Baca juga  Pesta Bos KFC Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok, Camat Mampang: Tak Ada Izin

Conelis menjelaskan, permasalahan tenaga honorer ini merupakan persoalan masa lalu yang diharapkan pada masa Pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua ini bisa diselesaikan, dan untuk di DPR dalam hal ini Komisi II DPR RI akan siap mendukung pemerintah.

“Itukan persoalan-persoalan masa lalu ya, dan pemerintah sekarang juga tidak boleh cuci tangan juga, karena ini menyangkut nasib rakyat Kita. Penyelesaiannya bisa dilakukan secara bertahap sampai 5 tahun berakhir masa jabatan Presiden Jokowi ini Kita harapkan ini selesai, jangan sampai mereka digantung begitu saja, kasihan mereka yang sudah mengabdi untuk Negara ini. Kami di Komisi II DPR RI sepakat siap membantu dan medukung agar permasalahan ini selesai 5 tahun kedepan,” ujar Cornelis.

Cornelis mengatakan, salah satu untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas sesuai dengan visi misi Presiden yakni Pembangunan SDM yang berkualitas, diantaranya adalah dengan meningkatkan kualitas SDM melalui kesejahteraan mereka.

Baca juga  Raih Penghargaaan, Disdukcapil Landak Tingkatkan Pelayanan Publik

“Ketika saya reses juga masih menemukan hal-hal yang demikian seperti guru, tenaga medis, penyuluh pertanian dan sebagainya yang masih honor atau menjadi pegawai tidak tetap dengan upah yang rendah. Sehingga dengan meningkatkan kesejahteraan mereka, visi misi Presiden Jokowi yakni Pembangunan SDM yang berkualitas bisa terwujud, seperti contoh apabila guru honorer diangkat menjadi PNS atau PPPK maka akan berdampak pada kualitas SDM pendidikan kita juga,” sebut Cornelis.

Belum lama ini isu penghapusan tenaga honorer berdasarkan kesepakatan bersama antara Komisi II DPR RI dan Pemerintah, yaang mana dalam hal ini antara Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana merumuskan hasil raker 20 Januari 2020. Wacana tersebut kontan menuai berbagai persepsi dimasyarakat, yang termasuk dari Pemerintah Daerah (Pemda), sehingga menyebabkan kekhawatiran tenaga honorer yang ada di seluruh instansi pemerintahan di Indonesia, khususnya di Kalbar.

Ariz

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Cara Dapat Pinjam KUR Rp 100 Juta Tanpa Jaminan untuk UMKM

Cara Dapat Pinjam KUR Rp 100 Juta Tanpa Jaminan untuk UMKM

Bisnis   Ekonomi   Kesra   Nasional   News   Tips
Berkerumun saat Takbiran Dilarang, Polisi: Itu Pelanggaran Hukum

Berkerumun saat Takbiran Dilarang, Polisi: Itu Pelanggaran Hukum

Headline   Metropolitan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Profil Dewi Gita, Istri Armand Maulana yang Disembunyikan Selama 4 Tahun

Profil Dewi Gita, Istri Armand Maulana yang Disembunyikan Selama 4 Tahun

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend   Video
Biasa Tampil Seksi, Cimoy Montok Kini Mantap Berhijab

Biasa Tampil Seksi, Cimoy Montok Kini Mantap Berhijab

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend   Video
7 Pesohor Ini Tak Sengaja Jadi Artis, Ada yang Gegara Pergi ke Supermarket

7 Pesohor Ini Tak Sengaja Jadi Artis, Ada yang Gegara Pergi ke Supermarket

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Sinopsis Ikatan Cinta 9 Mei 2021: Rencana Ricky Culik Mama Sarah

Sinopsis Ikatan Cinta 9 Mei 2021: Rencana Ricky Culik Mama Sarah

Film   Headline   Infotainment   Selebritis   Serba-serbi   Trend   Video
Gampang Dibuat, Ini 5 Resep Minuman Segar untuk Menu Buka Puasa

Gampang Dibuat, Ini 5 Resep Minuman Segar untuk Menu Buka Puasa

Headline   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips
Empat Resep Jus Enak dan Sehat, Cocok untuk Menu Buka Puasa

Empat Resep Jus Enak dan Sehat, Cocok untuk Menu Buka Puasa

Headline   Kesehatan   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips
Bikin Ketagihan, Ini Resep Sederhana Italian Wafer Cookie untuk Kue Lebaran

Bikin Ketagihan, Ini Resep Sederhana Italian Wafer Cookie untuk Kue Lebaran

Headline   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips
Buka Puasa ala Kafe, Ini Resep Strawberry Frappucino

Buka Puasa ala Kafe, Ini Resep Strawberry Frappucino

Headline   Lifestyle   Recipes   Serba-serbi   Tips

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X