banner 468x60

Pupuk Subsidi Langka, Nonsubsidi Mahal, Petani Terpaksa Pakai Urin Kelinci

Trigger Netmedia - 23 Januari 2020
Pupuk Subsidi Langka, Nonsubsidi Mahal, Petani Terpaksa Pakai Urin Kelinci
Sejumlah petani menanam bibit padi pada musim penghujan di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Rabu (22/1/2020). (Suara.com/Anang Firmansyah) - ()

triggernetmedia.com – Kelangkaan pupuk subsidi juga dirasakan oleh para petani di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sudiman petani Desa Pegalongan bahkan menyebut dirinya pernah kesulitan mendapatkan pupuk subsidi pada Desember 2019 lalu karena kosongnya stok pupuk subsidi di penjual.

“Kemarin waktu Bulan Desember sempat kosong stoknya,” kata Sudiman kepada Suara.com, Rabu (22/1).

Kelangkaan pupuk tersebut cukup membuatnya pusing meski ketersediaan pupuk baru tersedia belum lama ini.

“Saya biasa pakai pupuk urea atau TSP. Harganya Rp 95 ribu,” tutur Sudiman, seperti dinukil dari laman suara.com.

Ketersediaan pupuk sangat penting bagi Sudiman, terlebih selama ini menyewa lahan milik desa dengan sistem sewa massa satu kali panen. Lahan yang di sewa senilai Rp 400 ribu per 50 ubin.

Baca juga  Pamer Ruang Spa Mewah di Rumah, Kaki Raisa Malah Bikin Salfok

“Sekarang sedang massa tanam, paling setengah bulan lagi baru dipupuk,” ujarnya.

Ketua Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) Desa Ajibarang Kulon, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Kusnaeni mengatakan, saat para petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, maka para petani mau tidak mau membeli pupuk nonsubsidi yang harganya lebih mahal.

“Kalau pas tidak ada, petani kadang karena kebutuhan mendesak ya beli yang pupuk nonsubsidi. Itupun partai kecil,” kata Kusnaeni.

Untuk mensiasati kelangkaan pupuk subsidi dan mahalnya pupuk nonsubsidi, dirinya memiliki strategi sendiri. Ia membuat pupuk organik sebagai antisipasi kekosongan pupuk.

Baca juga  Satpol PP Tutup Sepuluh Tempat Permainan Ketangkasan yang Terendus Judi

“Pertama koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan distributor, sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok di tiap-tiap kelompok. Kalau saya pribadi pakai pupuk organik urin kelinci,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas, Widarso mengklaim stok pupuk subsidi masih tercukupi untuk satu tahun ke depan.

“Stok aman, alokasi per kecamatan sudah, distribusi sudah dilaksanakan oleh distributor lewat pengecer. Untuk ketersediaannya sejumlah 12 ribu ton pupuk urea. Kita perkirakan bisa mencukupi hingga akhir tahun 2020,” jelasnya.

Kontributor : Anang Firmansyah
banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Twitter Umumkan Fitur Super Follows, Bisa Menghasilkan Duit

Twitter Umumkan Fitur Super Follows, Bisa Menghasilkan Duit

Artikel   Bisnis   Comunity   Headline   IT   Technology
Raisa Kenalkan Film Disney ke Anak Sejak Dini

Raisa Kenalkan Film Disney ke Anak Sejak Dini

Gosip   Headline   Parenting   Selebritis   Trend
Astrid Tiar Ngakunya 5 Kali Selingkuhi Gading Marten

Astrid Tiar Ngakunya 5 Kali Selingkuhi Gading Marten

Gosip   Headline   Selebritis   Trend
IOC-Brisbane Makin Erat, Indonesia Belum Menyerah Jadi Host Olimpiade 2032

IOC-Brisbane Makin Erat, Indonesia Belum Menyerah Jadi Host Olimpiade 2032

Headline   Internasional   Kabar Arena   Nasional   News   Sorotan   Sport
Timnas Indonesia Batal Uji Coba Lawan Bhayangkara Solo FC

Timnas Indonesia Batal Uji Coba Lawan Bhayangkara Solo FC

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport
Sosialisasi PPKM, Bupati Landak: Perketat Operasi Yustisi dan Disiplin Prokes

Sosialisasi PPKM, Bupati Landak: Perketat Operasi Yustisi dan Disiplin Prokes

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   Lipsus   News   Sorotan   Video
Evaluasi Belajar Tatap Muka Kota Pontianak, Kadisdukbud: Kita Akan Perluas Jumlah Sekolah

Evaluasi Belajar Tatap Muka Kota Pontianak, Kadisdukbud: Kita Akan Perluas Jumlah Sekolah

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pendidikan   Video
5 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Menjabat, Ini Pesan Gubernur Kalbar

5 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Menjabat, Ini Pesan Gubernur Kalbar

Headline   Kilas Kalbar   News   Sorotan   Sospolhukam   Video
Kepala Daerah yang Baru Dilantik Diminta Camkan Pesan Ini

Kepala Daerah yang Baru Dilantik Diminta Camkan Pesan Ini

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Jangan Oplos Miras dengan Minuman Berenergi, Ini Akibatnya

Jangan Oplos Miras dengan Minuman Berenergi, Ini Akibatnya

Artikel   Headline   Kesehatan   Selebritis   Tips

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X