banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Kebakaran di Jalan MT Haryono Ketapang Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun

Lokasi kebakaran di jalan MT. Haryono, di Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang, pada Jum'at 2/1/2020.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Kapolres Ketapang, AKBP RS Handoyo bersama Dandim 1203/Ketapang Letkol Kav Jami’an dan Ibu Persit Candra kirana berserta Bhayangkari, Senin (6/1) mengunjungi keluarga korban kebakaran di jalan MT. Haryono, di Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan. Sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada, Jum’at (1/1) itu telah mengakibatkan seorang bocah, Wahyu (7) meninggal dunia di lokasi kebakaran.

Kapolres dan Dandim kemudian menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada keluarga korban. Bantuan disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana kebakaran.

“Kedatangan kita ke lokasi pasca kebakaran ini untuk turut ikut berbelasungkawa terhadap korban kebakaran serta menyerahkan bantuan, dan semoga dapat meringankan beban pihak keluarga,” ujar Kapolres.

 

Kapolres Ketapang AKBP Handoyo bersama Dandim 1203/Ketapang Letkol Kav Jami’an dan rombongan sambang duka ke rumah korban kebakaran di jalan MT Haryono, di Kecamatan Delta Pawan, Ketapang.

”Saya dan pak Dandim serta Bhayangkari dan Persit, kita semua turut berbelasungkawa dan berempati terutama kepada pihak keluarga korban,” kata Kapolres menambahkan.

Baca juga  Novak Djokovic Masuk Tim Serbia untuk ATP Cup 2022 di Sydney

Kapolres menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran  bersumber dari konseleting arus pendek listrik. Kemudian, pada saat kejadian orang tua korban sedang tidak berada dirumah karena bekerja sebagau tukang parkir.

”Hasil penyelidikan sementara, kemungkinan besar kebakaran ini disebabkan oleh korsleting arus listrik. Rumah tersebut ditinggali oleh dua orang. Kejadiannya cukup singkat, dan saat kejadian masyarakat sekitar yang memberi bantuan, korban Arbunia (38) kondisinya sudah tidak bisa diselamatkan,” jelas Kapolres.

Sementara itu, Bibi korban Arbunia (38) menuturkan kalau korban merupakan penderita penyakit hydrocephalus. Saat kejadian korban yang tidak bisa bergerak tersebut berada seorang diri di rumah, ayahnya saat itu sedang bekerja sebagai tukang parkir yang lokasinya tidak jauh dari kediaman mereka.

Baca juga  Pencuri Kotak Amal di Sukaharja Ketapang Tertangkap Basah, Polisi Ancam Bui 5 Tahun

”Saya mengetahui setelah satu jam kejadian. Ayahnya biasa waktu bekerja selalu pulang kerumah setiap beberapa jam sekali. Namun saat itu kejadianya sangat cepat dan tiba tiba apinya membesar,” ujarnya.

Terkait bantuan yang diterima, Bibi korban, Arbunia mengaku bersyukur atas kunjungan dari pihak Polres Ketapang dan Kodim 1203 Ketapang yang juga telah turut membantu meringankan beban keluarga.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dari orang tua korban, semoga juga pihak pihak yang telah membantu mendapat balasan dari tuhan,” ucapnya.

Kebakaran yang terjadi pada Jum’at (3/1) siang selain merenggut nyawa korban, dan menghanguskan sebuah rumah, sedikitnya dua unit bangunan ruko juga terdampak kebakaran yang jaraknya memang tak jauh dari sumber kebakaran.

Jhon I Ariz

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.