Pemkab Landak Tekan Laju Inflasi Natal dan Tahun Baru

  • Bagikan
Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa melakukan peninjauan di pasar Ngabang guna meninjau pasokan dan harga bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru.
banner 468x60
triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Landak melakukan monitoring terhadap dalam rangka mengamankan logistik dan kebutuhan bahan pokok. Upaya tersebut sekaligus untuk menekan naiknya harga-harga bahan pokok menjelang perayaan Hari Raya Natal tahun 2029.
Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Landak untuk bijak dalam mengatur pola konsumsi pada saat mendekati hari raya tahunan tersebut.
“Hari Raya Natal ini adalah momen perayaan penting bagi umat Kristen, mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru tersebut biasanya harga sembako dan kebutuhan lainnya selalu melonjak tinggi. Salah satu faktor pemicu naiknya harga yakni pola konsumsi masyarakat. Kami imbau supaya masyarakat Kabupaten Landak lebih bijak dalam memenuhi kebutuhannya menjelang hari raya ini,” ujar Karolin, Senin (08/12).
Menurut Karolin, banyak masyarakat yang terkadang mengeluh akibat kelangkaan beberapa bahan pokok di Kabupaten Landak.
Dirinya tak menampik, terjadinya kenaikan harga bahan pokok, yang terkadang tak menentu dipasar yang disebabkan ada beberapa pedagang nakal yang kerap menimbun dagangannya guna meraup keuntungan.
“Biasanya setiap hari raya banyak orang yang berbelanja semaunya, padahal itu akan berakibat langkanya barang kebutuhan serta harga yang mahal. Nah, akibatnya setiap tahun selalu banyak keluhan warga terkait harga bahan pokok yang cenderung naik tiba-tiba,” kata Karolin.
“Saya berharap kepada masyarakat untuk berbelanja seperlunya saja, dan bagi para pedagang untuk tidak menimbun barang apalagi menjual dagangannya diatas harga eceran tertinggi. Jika kami mendapati ada pedagang nakal yang tidak mengikuti aturan maka akan kita ditindak sesuai aturan yang ada,” kata Karolin menambahkan.
Sementara itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Landak menyebut harga bahan sembako di Kabupaten Landak untuk saat ini cenderung stabil.
Menurut Kepala Bagian Perekonomian dan ESDM Sekretariat Daerah Kabupaten Landak, Silvanus Sudiyanto, saat ini Kabupaten Landak memang belum menjadi sampel dalam menentukan survei Indeks Harga Konsumen (IHK).
“Tetapi hasil dari pantauan Tim Satuan Tugas Pangan dilapangan bahwa harga sembako untuk saat ini masih relatif harga standar dan bagaimanapun juga meski belum menjadi sampel maka kita harus memantau harga pangan dipasar karena ini akan mempengaruhi ekonomi dan demi kepentingan orang banyak,” ujar Silvanus.
Silvanus mengatakan untuk bahan sembako lainnya seperti Elpiji bersubsidi saat ini pasokannya cukup untuk menjelang natal dan tahun baru.
“Berdasarkan laporan dari Pertamina bahwa untuk pasokan elpiji untuk Kabupaten Landak dapat dipastikan tercukupi hingga menjelang natal dan tahun baru. Pasokan tersebut nantinya akan disebar ke pangkalan gas melalui 4 agen yang tersebar di 11 kecamatan,” jelasnya.
Seperti diketahui bahwa kestablian inflasi merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan guna meningkatnya kesejahteraaan masyarakat.
Masyarakat diimbau pentingnya menjaga inflasi untuk menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Landak supaya lebih baik sehingga daya beli masyarakat tidak terlalu tinggi maupun sebaliknya.
Ariz
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *