banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Petani Gunakan Teknologi Canggih Drone Untuk Tabur Pupuk

Trigger Netmedia - 30 September 2019
Petani Gunakan Teknologi Canggih Drone Untuk Tabur Pupuk
Petani gunakan drone untuk tabur pupuk. (Dok : Kementan). - ()

triggernetmedia.com – Menteri Pertanian(Mentan) Amran  Sulaiman bersama petani serta warga Sukoharjo, gunakan teknologi canggih drone untuk tabur pupuk dan benih padi di sawah petani. Inovasi teknologi canggih ini digunakan untuk uji coba demonstrasi teknologi mekanisasi pertanian di era revolusi 4.0.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya yang turut menyaksikan demonstrasi teknologi alsintan langsung meminta semua alat yang digunakan untuk ditinggalkan di Sukoharjo.

“Pak Mentan, semua alsintan yang sudah kita uji coba tadi, tinggalkan semua disini” ungkap Wardoyo saat berikan sambutan  di persawahan  desa Dalangan, kecamatan Tawang Sari, kabupaten Sukoharjo, (30/9) dan disambut tepuk tangan petani yang hadir. Seperti dikutip dari laman suara.com.

Mendengar hal itu, Mentan Amran, langsung  perintahkan direktur untuk tinggalkan alsintan yang digunakan. “Pak direktur berapa alat mesin pertanian yang dibawa ke sini, tinggalkan semua disini. Saya senang bila ini bermanfaat dan digunakan,”ungkap Mentan.

Mentan mengungkapkan modernisasi pertanian ini sekaligus juga sebagai persiapan untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, dengan target utama peningkatan produksi dan produktivitas hasil pertanian. Teknologi pertanian dikemas dalam bentuk mekanisasi 4.0, yang sekaligus menjawab tantangan revolusi industri 4.0 disegala bidang.

“Dulu petani berpikir bertani itu kotor, petani miskin, dulu petani panen pake sabit hingga 20 hari, namun hari ini cuma cukup 3 jam dengan alsintan,” ucap Amran.

Lebih lanjut, Amran menyampaikan beberapa karya Kementerian Pertanian untuk membangun mekanisasi 4.0 adalah drone penebar benih padi, drone penebar pupuk prill, Drone sprayer untuk aplikasi pestisida, robot tanam padi, autonomous tractor, dan mesin panen plus olah tanah yang terintegrasi. Keenam alsintan tersebut diciptakan sebagai solusi petani dalam melakukan usaha tani modern.

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari

Tinggalkan Komentar

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com