banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Dinkes Pontianak Siagakan Tujuh Rumah Oksigen Sebagai Pertolongan Pertama

Trigger Netmedia - 16 September 2019
Dinkes Pontianak Siagakan Tujuh Rumah Oksigen Sebagai Pertolongan Pertama
 - ()

triggernetmedia.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyatakan, Pemkot Pontianak saat ini telah menyediakan rumah oksigen bagi warga yang mengalami sesak nafas.

“Ada tujuh lokasi yang ditunjuk sebagai rumah oksigen, yakni Dinkes Kota Pontianak, Puskesmas Gang Sehat, Puskesmas Alianyang, Puskesmas Perumnas I, Puskesmas Kampung Dalam dan Puskesmas Siantan Hilir,” katanya, Senin (16/9).

Ia menjelaskan, tujuan rumah oksigen ini adalah sebagai pertolongan pertama apabila ada warga yang mengalami sesak nafas.

Rumah oksigen itu disediakan Nebulizer.

“Bilamana ada yang mengalami sesak nafas yang diakibatkan asma dampak dari asap, silakan dibawa ke rumah oksigen yang ada di layanan kesehatan yang ditunjuk tersebut,” imbaunya.

Sodiq Handanu mengatakan, bila kondisi pasien semakin parah, karena sesak nafasnya, maka segerakan untuk dibawa fasilitas kesehatan yang lebih tinggi atau rumah sakit terdekat.

“Jadi rumah oksigen itu disediakan sebagai pertolongan pertama,” katanya.

Dijelaskan Sidiq, untuk Puskesmas Siantan Hilir memang sudah melayani 24 jam, kemudian di Dinkes Kota Pontianak stand by tenaga kesehatan layanan 118 (nomor telepon layanan ambulan)  sebanyak dua petugas.

Khusus untuk hari ini, diakuinya ada beberapa Puskesmas yang menyediakan fasilitas persalinan juga ditugaskan untuk siaga dalam melayani pasien yang terpapar akibat asap.

Namun, untuk Puskesmas di Kampung Bangka dan di Perumnas I memang belum bisa optimal karena keterbatasan tenaga.

“Mungkin besok baru bisa kita minta bantuan dari Poltekkes dan Fakultas Kedokteran Untan untuk membantu petugas medis kita,” ungkap Sidiq.

Menurutnya, kalau melihat kondisi udara terkini memang sudah dalam kondisi tidak sehat.

Untuk itu pihaknya mengantisipasi bilamana kondisi tersebut terus berlanjut.

Sebab dikuatirkan tidak turun hujan.

Kalau kondisi ini berlangsung lama, dipastikan kesehatan masyarakat akan terdampak.

“Kita semua berdoa mudah-mudahan segera turun hujan agar kondisi udara di Pontianak berangsur normal kembali,” pungkasnya.

Jim I Ariz

Tinggalkan Komentar

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com