triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata. Terrmasuk mengembangkan ekonomi kreatif.
“Dengan kondisi geografis dan demografis daerah yang strategis, cukup banyak peluang bagi Kubu Raya untuk membuat ajang-ajang pariwisata khas daerah. Terlebih Kubu Raya merupakan satu di antara pintu masuk ke Kalimantan Barat,” sebut Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam, Senin (9/9).
Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang memanfaatkan potensi alam setempat, misalnya festival buah, dapat mengundang kedatangan wisatawan. Bahkan omset yang beredar di lokasi kegiatan, dapat diperoleh dan memberi keuntungan bagi masyarakat.
“Kegiatan kolaborasi aksi pemuda menuju Desa Punggur Kecil Mandiri di Sungai Bemban Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap misalnya, pengembangan sektor pariwisata ekonomi kreatif di desa tersebut menjadi salah satu fokus Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan,” kata Sekda.
Di berbagai kesempatan, sambungnya, Bupati Muda, kerap menyampaikan tekadnya membangun pariwisata desa wisata itu.
“Bahkan Bupati Muda telah mencanangkan tagline atau frasa Kubu Raya sebagai daerah wisata,” katanya.
RPJMD Provinsi, lanjut Yusran, menegaskan Kabupaten Kubu Raya sebagai daerah industri dan daerah wisata. Termasuk Kecamatan Sungai Kakap, yang juga telah ditetapkan sebagai kawasan wisata strategis.
“Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menginventarisasi sejumlah titik wisata di Sungai Kakap dengan masing-masing potensi keunggulannya. Di antaranya destinasi “Wisata Balek Kampong” yang tengah dikembangkan dan mulai populer,” ujarnya.
Yusran menyebut, adapula wisata mangrove di Desa Sungai Kupah dengan sejumlah ajang kegiatan pendukungnya, semisal ajang wisata petualangan. Termasuk juga telah dicanangkannya wisata sawah di beberapa titik di Sungai Kakap.
“Nanti orang tidak lagi hanya ngopi di warung kopi, tapi akan kita ajak ngopi di sawah. Sambil menikmati suasana alam,” katanya.
Kolaborasi Aksi Pemuda Menuju Desa Punggur Kecil Mandiri diinisiasi para pemuda Desa Punggur Kecil, bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Barat itu.
Inisiasi tersebut memadukan semua potensi dari berbagai elemen daerah, mulai unsur pemerintahan, perbankan, legislatif, hingga tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
“Ini luar biasa. Semua elemen berkumpul di sini untuk berkolaborasi. Dengan satu visi dan misi terkait dengan pembangunan daerah dan masyarakat,” kata Yusran.
Rio I Ariz




