banner 120x600 banner 120x600

Penjerat burung ditemukan tewas di hutan Majaji

banner 120x600
banner 468x60

BENGKAYANG (triggernetmedia) – Warga Sanggau Kota, Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di hutan Majaji, Dusun Sebalos RT 006, RW. 006, Sanggau Ledo, sekira pukul 08.00 WIB, Jumat (19/10).

“Penemuan mayat atas nama Togok (43). Korban ditemukan warga dalam kondisi sudah membusuk, dengan posisi terlungkup,” kata Kapolsek Sanggau Ledo Ipda Dicky Armana Surbakti.

Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dicky Armana Surbakti menyatakan dugaan sementara penyebab kematian korban dikarenakan jatuh dari atas pohon. Korban kemungkinan terjatuh saat akan memasang perangkap burung.

“Dugaan kita masih seperti itu, karena masih ada satu buah pukat penjerat burung, dan satu buah karung untuk menyimpan burung di pohon kayu ara atau pohon beringin,” ujar Kapolsek.

Baca juga  DPA KKR 2019 senilai Rp. 1,1 triliun

Korban yang diduga terjatuh dari pohon ara dengan ketinggian 30 meter di hutan Majaji, kemudian ditemukan dengan adanya dahan pohon yang patah akibatkan tertimpa oleh korban saat jatuh.

Sebelum mayat ditemukan, pihak keluarga korban menyatakan Togok sudah tidak pulang kerumah selama lima hari. Warga kemudian berkumpul untuk mencarinya.

“Sekitar 50 orang berkumpul dan mencari korban, mereka membuat tim. Sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi korban berhasil ditemukan dalam posisi terlungkup. Tangan kirinya patah, dsn wajahpun tidak bisa dikenali lagi, karena sudah membusuk,” ucap Kapolsek.

Pihak keluarga menolak korban untuk di visum. Sebab, kondisi korban sudah membusuk. Anggota Polres Bengkayang dan anggota Polsek Sanggau Ledo, bersama tim medis menerima keputusan dari pihak keluarga korban.

Baca juga  Dongkrak PAD di Semua Sektor Penting

” Korban sudah dalam kantong jenazah, dan tidak dikeluarkan lagi, sudah dimandikan. Jenazah kita dsiapkan peti untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dicky Armana Subakti.

Pewarta : Doe
Editor : Dhesta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.