<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tata kelola pemerintahan Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/tata-kelola-pemerintahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/tata-kelola-pemerintahan/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 08:43:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Tata kelola pemerintahan Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/tata-kelola-pemerintahan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tito Karnavian: Biaya Pilkada yang Tinggi Jadi Salah Satu Pemicu Kepala Daerah Terjerat Korupsi</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/16/tito-karnavian-biaya-pilkada-yang-tinggi-jadi-salah-satu-pemicu-kepala-daerah-terjerat-korupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:43:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# SIPD]]></category>
		<category><![CDATA[APBD]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[biaya politik]]></category>
		<category><![CDATA[integritas kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[kepala daerah kena OTT]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan APBD]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan keuangan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab korupsi kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[politik biaya tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[rekrutmen kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Pemerintahan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tito Karnavian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134831</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai tingginya biaya politik dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) menjadi salah satu faktor yang mendorong sebagian kepala daerah terjerat kasus korupsi. Menurutnya, biaya pencalonan yang besar kerap tidak sebanding dengan penghasilan resmi yang diterima setelah menjabat. Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menanggapi maraknya kepala daerah yang terjaring operasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/16/tito-karnavian-biaya-pilkada-yang-tinggi-jadi-salah-satu-pemicu-kepala-daerah-terjerat-korupsi/">Tito Karnavian: Biaya Pilkada yang Tinggi Jadi Salah Satu Pemicu Kepala Daerah Terjerat Korupsi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) <strong data-start="136" data-end="154">Tito Karnavian</strong> menilai tingginya biaya politik dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) menjadi salah satu faktor yang mendorong sebagian kepala daerah terjerat kasus korupsi. Menurutnya, biaya pencalonan yang besar kerap tidak sebanding dengan penghasilan resmi yang diterima setelah menjabat.</p>
<p data-start="435" data-end="595">Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menanggapi maraknya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</p>
<p data-start="597" data-end="874">“Biaya rekrutmen mereka itu tidak murah. Ini sudah menjadi pengetahuan umum bahwa untuk menjadi kepala daerah tidak gratis. Mereka harus menyiapkan tim sukses, biaya kampanye, dan lain-lain. Biayanya tinggi,” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).</p>
<p data-start="876" data-end="1038">Menurut Tito, kondisi tersebut menjadi salah satu akar persoalan yang mendorong sebagian kepala daerah mencari sumber pendapatan dengan cara yang melanggar hukum.</p>
<p data-start="1040" data-end="1217">“Mereka mengeluarkan biaya besar, sementara take home pay atau pendapatan resmi mungkin tidak bisa menutupinya. Akhirnya mencari peluang dengan jalan yang tidak benar,” ujarnya.</p>
<h3 data-section-id="ecnbdw" data-start="1219" data-end="1261"><span role="text"><strong data-start="1223" data-end="1261">Kepala Daerah Bukan Sistem Komando</strong></span></h3>
<p data-start="1263" data-end="1450">Tito menjelaskan, pengawasan terhadap kepala daerah memiliki tantangan tersendiri karena mereka dipilih langsung oleh rakyat, bukan melalui sistem komando seperti di institusi kepolisian.</p>
<p data-start="1452" data-end="1603">Ia membandingkan kondisi tersebut dengan saat dirinya masih menjabat sebagai Kapolri, ketika memiliki kewenangan langsung terhadap jajaran di bawahnya.</p>
<p data-start="1605" data-end="1833">“Sistem kepala daerah bukan sistem komando kepada Mendagri. Berbeda ketika saya menjadi Kapolri, di mana Kapolda dan Kapolres berada dalam sistem komando sehingga sewaktu-waktu bisa dicopot jika melakukan pelanggaran,” jelasnya.</p>
<p data-start="1835" data-end="1956">Karena itu, menurut Tito, langkah yang dapat dilakukan pemerintah lebih banyak berupa pembinaan dan penguatan integritas.</p>
<p data-start="1958" data-end="2188">Kemendagri, kata dia, rutin menggelar pembekalan bagi kepala daerah, termasuk melalui program <strong data-start="2052" data-end="2063">retreat</strong>, yang melibatkan berbagai lembaga seperti KPK, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kementerian Keuangan.</p>
<p data-start="2190" data-end="2319">“Tujuannya untuk memperkuat nasionalisme, integritas, sekaligus memberikan pembekalan terkait tata kelola pemerintahan,” katanya.</p>
<h3 data-section-id="15giz3s" data-start="2321" data-end="2371"><span role="text"><strong data-start="2325" data-end="2371">Pengawasan Digital Masih Bisa Dimanipulasi</strong></span></h3>
<p data-start="2373" data-end="2562">Selain pembinaan, Kemendagri juga telah mengembangkan <strong data-start="2427" data-end="2474">Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD)</strong> sebagai instrumen pengawasan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).</p>
<p data-start="2564" data-end="2671">Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memantau proses penyusunan hingga pelaksanaan anggaran di daerah.</p>
<p data-start="2673" data-end="2761">Namun, Tito mengakui sistem digital tidak sepenuhnya mampu menutup peluang penyimpangan.</p>
<p data-start="2763" data-end="2868">“Kita membuat sistem pengawasan keuangan, tetapi namanya sistem tetap bisa diakali di lapangan,” ujarnya.</p>
<p data-start="2870" data-end="3199">Ia juga menyoroti beragam latar belakang kepala daerah. Tidak semua memiliki pengalaman birokrasi atau memahami administrasi pemerintahan sehingga banyak yang bergantung pada aparatur sipil negara, seperti sekretaris daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), maupun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).</p>
<h3 data-section-id="4t1ckx" data-start="3201" data-end="3237"><span role="text"><strong data-start="3205" data-end="3237">Faktor Sistem dan Integritas</strong></span></h3>
<p data-start="3239" data-end="3376">Menurut Tito, praktik korupsi kepala daerah dipengaruhi oleh kombinasi antara faktor sistem, lingkungan politik, dan integritas individu.</p>
<p data-start="3378" data-end="3594">“Ini bisa dipengaruhi oleh sistem maupun lingkungan yang mendorong seseorang mencari jalan yang tidak benar. Di sisi lain, ada juga faktor pribadi. Ada yang sebenarnya sudah cukup, tetapi masih ingin lebih,” katanya.</p>
<p data-start="3596" data-end="3785">Ia menegaskan pemerintah tidak dapat sepenuhnya menjamin integritas setiap kepala daerah karena mereka dipilih langsung oleh masyarakat berdasarkan tingkat popularitas dan dukungan politik.</p>
<p data-start="3787" data-end="3941" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Sepanjang mereka populer dan disukai masyarakat, mereka bisa terpilih. Tetapi kita tidak bisa menjamin seperti apa integritas masing-masing,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/16/tito-karnavian-biaya-pilkada-yang-tinggi-jadi-salah-satu-pemicu-kepala-daerah-terjerat-korupsi/">Tito Karnavian: Biaya Pilkada yang Tinggi Jadi Salah Satu Pemicu Kepala Daerah Terjerat Korupsi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pontianak Perkuat Kapasitas PPID untuk Tingkatkan Keterbukaan Informasi</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/06/17/pemkot-pontianak-perkuat-kapasitas-ppid-untuk-tingkatkan-keterbukaan-informasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 16:57:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# Elsa Risfadona]]></category>
		<category><![CDATA[# PPID Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Teknis KIP]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[informasi publik]]></category>
		<category><![CDATA[Keterbukaan Informasi Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Informasi Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[OPD Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Informasi Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Predikat Informatif]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[SK Informasi Dikecualikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi PPID]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[UU Keterbukaan Informasi Publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133899</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis keterbukaan informasi publik bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan pemerintah daerah, Rabu, 17 Juni 2026. Staf Ahli Wali Kota Pontianak Bidang Hukum dan Politik Elsa Risfadona mengatakan PPID perlu memahami secara baik klasifikasi informasi yang dapat dibuka kepada publik maupun informasi yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/17/pemkot-pontianak-perkuat-kapasitas-ppid-untuk-tingkatkan-keterbukaan-informasi/">Pemkot Pontianak Perkuat Kapasitas PPID untuk Tingkatkan Keterbukaan Informasi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis keterbukaan informasi publik bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan pemerintah daerah, Rabu, 17 Juni 2026.</p>
<p>Staf Ahli Wali Kota Pontianak Bidang Hukum dan Politik Elsa Risfadona mengatakan PPID perlu memahami secara baik klasifikasi informasi yang dapat dibuka kepada publik maupun informasi yang dikecualikan berdasarkan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>“PPID pelaksana merupakan ujung tombak keterbukaan informasi publik karena berhadapan langsung dengan masyarakat,” kata Elsa saat membuka kegiatan tersebut.</p>
<p>Menurut dia, setiap badan publik wajib menyediakan informasi yang akurat dan mudah diakses masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.</p>
<p>Elsa menjelaskan, informasi yang dikecualikan ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota berdasarkan usulan perangkat daerah dan harus dikaji secara cermat agar tidak menghambat pelayanan informasi.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur pelayanan informasi, terutama terkait batas waktu penyelesaian permohonan informasi publik. Keterlambatan dapat berujung pada pengajuan keberatan hingga sengketa informasi.</p>
<p>Pada tahun 2025, Pemerintah Kota Pontianak memperoleh predikat informatif dan menempati posisi kedua dalam penilaian keterbukaan informasi publik tingkat Provinsi Kalimantan Barat.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap kapasitas PPID semakin meningkat sehingga pelayanan informasi kepada masyarakat menjadi lebih transparan, cepat, dan akuntabel.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/17/pemkot-pontianak-perkuat-kapasitas-ppid-untuk-tingkatkan-keterbukaan-informasi/">Pemkot Pontianak Perkuat Kapasitas PPID untuk Tingkatkan Keterbukaan Informasi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Pontianak Raih Nilai AKIP Tertinggi pada SAKIP Awards 2026</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/06/09/dinkes-pontianak-raih-nilai-akip-tertinggi-pada-sakip-awards-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 06:14:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[AKIP Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[APBD 2027]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[BKPSDM Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[e-SAKIP]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi kinerja pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja OPD]]></category>
		<category><![CDATA[Monitoring dan evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan berbasis kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[SAKIP Awards 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat DPRD Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133852</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Dinas Kesehatan Kota Pontianak meraih nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tertinggi di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak pada SAKIP Awards 2026 dengan skor 90,46. Posisi kedua ditempati Sekretariat DPRD Kota Pontianak dengan nilai 88,41, disusul Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Pontianak yang memperoleh nilai 85,86. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/09/dinkes-pontianak-raih-nilai-akip-tertinggi-pada-sakip-awards-2026/">Dinkes Pontianak Raih Nilai AKIP Tertinggi pada SAKIP Awards 2026</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Dinas Kesehatan Kota Pontianak meraih nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tertinggi di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak pada SAKIP Awards 2026 dengan skor 90,46.</p>
<p>Posisi kedua ditempati Sekretariat DPRD Kota Pontianak dengan nilai 88,41, disusul Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Pontianak yang memperoleh nilai 85,86.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono didampingi Wakil Wali Kota Bahasan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Selasa (9/6/2026).</p>
<p>Edi mengatakan capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik.</p>
<p>“Momentum ini harus semakin meningkatkan pemahaman kita tentang SAKIP, memahami fungsinya, dan memahami apa yang harus dilakukan dalam mengoptimalkan kinerja di OPD masing-masing,” kata Edi.</p>
<p>Ia menuturkan masih terdapat sejumlah catatan dalam hasil evaluasi, antara lain kesenjangan antara perencanaan dan realisasi program di beberapa OPD serta belum optimalnya monitoring dan evaluasi internal secara berkelanjutan.</p>
<p>Menurut Edi, perangkat daerah perlu memperkuat perencanaan berbasis kinerja dan memastikan program yang dijalankan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Program yang dijalankan harus mampu menghasilkan capaian yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, ia mendorong pemanfaatan teknologi digital, termasuk optimalisasi aplikasi e-SAKIP, serta menjadikan akuntabilitas sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif.</p>
<p>Pada kategori peningkatan nilai SAKIP tertinggi, Satpol PP Kota Pontianak menjadi yang terbaik dengan kenaikan 9,74 poin dan nilai AKIP 85,15. Posisi berikutnya ditempati Sekretariat DPRD Kota Pontianak dengan kenaikan 9,55 poin dan nilai 88,41, serta Badan Pendapatan Daerah dengan peningkatan 9 poin dan nilai AKIP 84,11.</p>
<p>Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Yusnaldi, menjelaskan penilaian dilakukan berdasarkan kualitas perencanaan kinerja, pengukuran, pelaporan, evaluasi internal, serta capaian kinerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Menurut dia, SAKIP Awards bertujuan mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/09/dinkes-pontianak-raih-nilai-akip-tertinggi-pada-sakip-awards-2026/">Dinkes Pontianak Raih Nilai AKIP Tertinggi pada SAKIP Awards 2026</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepatuhan pada SOP Jadi Pelindung ASN dari Masalah Hukum</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/06/08/kepatuhan-pada-sop-jadi-pelindung-asn-dari-masalah-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 05:18:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Amirullah]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi SOP Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek SOP]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi ASN]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan aset]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[SOP]]></category>
		<category><![CDATA[Standar Operasional Prosedur]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133829</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Amirullah menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan. Menurut Amirullah, SOP merupakan pedoman kerja yang memuat tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan secara sistematis dan berurutan. Karena itu, setiap aparatur sipil negara (ASN) wajib menjalankan pekerjaan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. “Pentingkah itu? Sangat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/08/kepatuhan-pada-sop-jadi-pelindung-asn-dari-masalah-hukum/">Kepatuhan pada SOP Jadi Pelindung ASN dari Masalah Hukum</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Amirullah menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.</p>
<p>Menurut Amirullah, SOP merupakan pedoman kerja yang memuat tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan secara sistematis dan berurutan. Karena itu, setiap aparatur sipil negara (ASN) wajib menjalankan pekerjaan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.</p>
<p>“Pentingkah itu? Sangat penting karena menjadi pedoman. Jika bermasalah hukum, yang ditanya aparat pemeriksa adalah SOP-nya. Begitu kita keluar dari SOP, langsung dianggap salah dan menjadi temuan atau dugaan penyimpangan,” ujar Amirullah saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan SOP melalui Aplikasi SOP Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Senin (8/6/2026).</p>
<p>Ia mencontohkan penerapan SOP dalam berbagai layanan publik, mulai dari pengurusan pajak reklame hingga pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit.</p>
<p>Menurut dia, kepatuhan terhadap prosedur dapat melindungi petugas apabila terjadi persoalan hukum dalam pelaksanaan tugas. Sebaliknya, pengabaian terhadap SOP berpotensi menimbulkan masalah yang lebih besar bagi organisasi.</p>
<p>Untuk mendukung penerapan SOP yang seragam, Pemerintah Kota Pontianak telah mengembangkan Aplikasi SOP Kota Pontianak. Amirullah meminta seluruh ASN untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi guna meningkatkan efektivitas kerja.</p>
<p>“Kita harus adaptif, menyesuaikan dengan kemajuan teknologi informasi untuk kemudahan pekerjaan kita. Jadi, jangan alergi dengan aplikasi,” katanya.</p>
<p>Selain pelayanan publik, penerapan SOP juga dinilai penting dalam pengelolaan administrasi keuangan, aset daerah, hingga penegakan disiplin pegawai.</p>
<p>Amirullah berharap peserta bimtek dapat menyusun SOP yang tidak hanya memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi juga mudah diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.</p>
<p>“Sehingga SOP yang disusun nanti bukan sekadar dokumen administratif semata, melainkan menjadi pedoman kerja yang efektif, sederhana, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Pontianak,” tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/08/kepatuhan-pada-sop-jadi-pelindung-asn-dari-masalah-hukum/">Kepatuhan pada SOP Jadi Pelindung ASN dari Masalah Hukum</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/26/pemkot-pontianak-sosialisasikan-kuhp-nasional-kepada-asn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 02:48:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[aparatur sipil negara]]></category>
		<category><![CDATA[ASN dan regulasi]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasan Wakil Wali Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum pidana Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi KUHP baru]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Restoratif]]></category>
		<category><![CDATA[KUHP Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi hukum ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi KUHP]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi hukum pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133444</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menekankan pentingnya pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional. Hal itu disampaikan Bahasan saat membuka kegiatan sosialisasi Undang-Undang Tahun 2026 bertema “Transformasi Hukum Pidana Indonesia dan Peran Aparatur Sipil Negara dalam Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/26/pemkot-pontianak-sosialisasikan-kuhp-nasional-kepada-asn/">Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menekankan pentingnya pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional.</p>
<p>Hal itu disampaikan Bahasan saat membuka kegiatan sosialisasi Undang-Undang Tahun 2026 bertema “Transformasi Hukum Pidana Indonesia dan Peran Aparatur Sipil Negara dalam Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana” yang digelar Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Selasa (26/5/2026).</p>
<p>Menurut Bahasan, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 menjadi tonggak penting dalam sejarah pembaruan hukum nasional Indonesia setelah sekian lama menggunakan KUHP warisan kolonial.</p>
<p>“Transformasi hukum pidana ini bukan sekadar perubahan norma dan pasal-pasal hukum, tetapi juga perubahan paradigma dalam penegakan hukum,” ujarnya usai membuka kegiatan di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak.</p>
<p>Ia menjelaskan, pendekatan hukum pidana saat ini tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan keadilan restoratif, perlindungan hak asasi manusia, kepastian hukum, serta keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat.</p>
<p>Bahasan menilai kehadiran KUHP nasional menjadi upaya negara menghadirkan sistem hukum pidana yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, hingga tantangan globalisasi.</p>
<p>Karena itu, ia meminta ASN memahami substansi aturan secara utuh agar mampu menjalankan tugas pelayanan publik secara profesional dan proporsional.</p>
<p>“Perubahan hukum pidana ini tentu berdampak pada berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan daerah, pelayanan publik, penggunaan media sosial, tata kelola informasi, hingga pola interaksi antara aparatur dan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan kehati-hatian ASN di tengah transformasi birokrasi dan digitalisasi pemerintahan.</p>
<p>Selain transformasi hukum pidana, Bahasan menilai transformasi budaya birokrasi juga harus terus dilakukan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan efektif.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/26/pemkot-pontianak-sosialisasikan-kuhp-nasional-kepada-asn/">Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/23/apeksi-kalimantan-bahas-ketahanan-fiskal-daerah-di-pontianak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 15:17:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# Apeksi Regional Kalimantan]]></category>
		<category><![CDATA[# e-Ponti]]></category>
		<category><![CDATA[# Rakernas APEKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Alwis Rustam]]></category>
		<category><![CDATA[aset daerah]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi pajak daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fiskal tangguh kota tumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi fiskal daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kapasitas fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian fiskal daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi antardaerah]]></category>
		<category><![CDATA[Online Tax Monitoring]]></category>
		<category><![CDATA[OTM Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan Kalimantan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kota se-Kalimantan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan Asli Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan keuangan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[QROP Spasial]]></category>
		<category><![CDATA[Raker Komwil V Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[reformasi birokrasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[SIMA Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[transfer pusat ke daerah]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133397</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pemerintah kota di Kalimantan perlu memperkuat ketahanan fiskal daerah di tengah meningkatnya tuntutan pembangunan dan keterbatasan ruang anggaran daerah. Hal itu disampaikan Edi saat membuka Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan Tahun 2026 di Pontianak, Sabtu (23/5/2026). “Tema [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/23/apeksi-kalimantan-bahas-ketahanan-fiskal-daerah-di-pontianak/">APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pemerintah kota di Kalimantan perlu memperkuat ketahanan fiskal daerah di tengah meningkatnya tuntutan pembangunan dan keterbatasan ruang anggaran daerah.</p>
<p data-start="313" data-end="515">Hal itu disampaikan Edi saat membuka Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan Tahun 2026 di Pontianak, Sabtu (23/5/2026).</p>
<p data-start="517" data-end="735">“Tema ‘Fiskal Tangguh, Kota Tumbuh’ merupakan tantangan nyata yang mesti kita sikapi dan cari solusi bersama. Hari ini kita menghadapi isu strategis yang sama, sementara tuntutan pembangunan terus meningkat,” kata Edi.</p>
<p data-start="737" data-end="960">Menurut dia, kota-kota di Kalimantan menghadapi persoalan serupa, seperti rendahnya kemandirian fiskal, terbatasnya ruang fiskal daerah, kesenjangan kapasitas antardaerah, hingga dampak penyesuaian transfer pusat ke daerah.</p>
<p data-start="962" data-end="1201">Edi menilai ketahanan fiskal tidak lagi cukup dimaknai sebagai kemampuan mengelola anggaran. Pemerintah daerah, kata dia, harus mampu membangun sumber pembiayaan yang lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada transfer pemerintah pusat.</p>
<p data-start="1203" data-end="1359">“Kita tidak bisa terus bergantung pada transfer pusat. Kita harus mampu memperkuat kapasitas pembiayaan dari kekuatan ekonomi daerah kita sendiri,” ujarnya.</p>
<p data-start="1361" data-end="1555">Ia menjelaskan Pemerintah Kota Pontianak telah melakukan sejumlah langkah untuk memperkuat pendapatan daerah. Salah satunya melalui digitalisasi pajak dan retribusi daerah dengan sistem e-PONTI.</p>
<p data-start="1557" data-end="1778">Menurut Edi, inovasi tersebut mendorong kenaikan transaksi perpajakan rata-rata 11,37 persen setiap tahun. Selain itu, Pemkot Pontianak juga menerapkan Online Tax Monitoring (OTM) untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.</p>
<p data-start="1780" data-end="1916">“Dengan e-PONTI dan Online Tax Monitoring, kita ingin pemungutan pajak dan retribusi lebih transparan, efektif, dan akuntabel,” katanya.</p>
<p data-start="1918" data-end="2159">Selain itu, Pemkot Pontianak juga mengembangkan diversifikasi sumber pendapatan melalui QROP Spasial untuk sinkronisasi data lintas sektor berbasis spasial serta Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) guna memperkuat pengelolaan aset daerah.</p>
<p data-start="2161" data-end="2320">Edi menilai forum APEKSI menjadi ruang penting bagi pemerintah kota untuk berbagi pengalaman dan membangun kolaborasi dalam menghadapi tantangan fiskal daerah.</p>
<p data-start="2322" data-end="2530">Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI Alwis Rustam mengatakan Komwil V Regional Kalimantan merupakan salah satu komisariat wilayah yang aktif memberikan masukan terkait persoalan pembangunan daerah.</p>
<p data-start="2532" data-end="2713">Menurut Alwis, berbagai rekomendasi dari Komwil V telah disampaikan kepada sejumlah kementerian hingga Presiden untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan nasional.</p>
<p data-start="2715" data-end="2836">“Komisariat wilayah ini merupakan ujung tombak untuk melihat persoalan-persoalan secara detail dan regional,” ujar Alwis.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/23/apeksi-kalimantan-bahas-ketahanan-fiskal-daerah-di-pontianak/">APEKSI Kalimantan Bahas Ketahanan Fiskal Daerah di Pontianak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Perkuat Pendidikan Antikorupsi untuk Anak Sekolah</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/11/pemerintah-perkuat-pendidikan-antikorupsi-untuk-anak-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 05:21:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Membangun]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# Abdul Muti]]></category>
		<category><![CDATA[# budaya antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[# Indonesia Emas 2045]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Wiyagus]]></category>
		<category><![CDATA[Buku antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai integritas]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[SD SMP SMA]]></category>
		<category><![CDATA[Survei Integritas Pendidikan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133117</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026). Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi melalui sektor pendidikan dengan menanamkan nilai integritas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/11/pemerintah-perkuat-pendidikan-antikorupsi-untuk-anak-sekolah/">Pemerintah Perkuat Pendidikan Antikorupsi untuk Anak Sekolah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).</p>
<p data-start="319" data-end="504">Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi melalui sektor pendidikan dengan menanamkan nilai integritas sejak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah.</p>
<p data-start="506" data-end="707">Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengatakan, langkah itu merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat reformasi hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan korupsi secara sistemik.</p>
<p data-start="709" data-end="896">“Kegiatan hari ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah, yaitu memperkuat reformasi hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan korupsi secara sistemik,” ujar Ahmad Wiyagus.</p>
<p data-start="898" data-end="1000">Menurut dia, pemberantasan korupsi membutuhkan proses panjang dan tidak dapat dilakukan secara instan.</p>
<p data-start="1002" data-end="1131">“Melawan korupsi membutuhkan waktu yang sangat panjang. Kalau dianalogikan seperti pelari maraton, bukan pelari sprint,” katanya.</p>
<p data-start="1133" data-end="1264">Ia menegaskan, pendidikan integritas menjadi faktor penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang diisi generasi berintegritas.</p>
<p data-start="1266" data-end="1455">Program pendidikan antikorupsi tersebut merupakan amanat undang-undang melalui penanaman nilai integritas di seluruh jenjang pendidikan dan pembangunan sistem pendidikan yang berintegritas.</p>
<p data-start="1457" data-end="1645">Berdasarkan Survei Integritas Pendidikan Nasional 2024, indeks integritas pendidikan nasional berada pada angka 69,5. Hasil itu menunjukkan masih adanya celah korupsi di sektor pendidikan.</p>
<p data-start="1647" data-end="1808">Melalui peluncuran tersebut, KPK bersama Pusat Kurikulum dan Pembelajaran menyusun Buku Pendidikan Antikorupsi untuk jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat.</p>
<p data-start="1810" data-end="2058">Buku itu memuat lima kompetensi utama, yakni menjalankan aturan secara konsisten, menghormati hak dan tanggung jawab, menjaga amanah, mengambil keputusan berdasarkan nilai integritas saat menghadapi dilema etis, serta memiliki literasi antikorupsi.</p>
<p data-start="2060" data-end="2246">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan pendidikan antikorupsi tidak cukup hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga harus menjadi bagian dari budaya dan karakter anak.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/11/pemerintah-perkuat-pendidikan-antikorupsi-untuk-anak-sekolah/">Pemerintah Perkuat Pendidikan Antikorupsi untuk Anak Sekolah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ASN Pontianak Diminta Perkuat Koordinasi dan Kehati-hatian Kerja</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/11/asn-pontianak-diminta-perkuat-koordinasi-dan-kehati-hatian-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 04:53:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# Exit Meeting]]></category>
		<category><![CDATA[# Trisnawati]]></category>
		<category><![CDATA[#wisata pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Administrasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya warung kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektur Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah haji Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[OPD Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[PEKA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan keuangan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Program pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Seruni]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133111</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Inspektur Kota Pontianak Trisnawati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan disiplin dan ketertiban administrasi dalam pelaksanaan program pemerintah daerah. Permintaan itu disampaikan Trisnawati saat apel rutin di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin, 11 Mei 2026. Menurut dia, Pemerintah Kota Pontianak telah melaksanakan exit meeting pemeriksaan laporan keuangan daerah. Karena itu, seluruh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/11/asn-pontianak-diminta-perkuat-koordinasi-dan-kehati-hatian-kerja/">ASN Pontianak Diminta Perkuat Koordinasi dan Kehati-hatian Kerja</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Inspektur Kota Pontianak Trisnawati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan disiplin dan ketertiban administrasi dalam pelaksanaan program pemerintah daerah.</p>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:255a40ac-f50f-4bac-9e6d-ce54455f6d69-11" data-is-intersecting="true">
<div class="relative w-full overflow-visible">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&:has([data-writing-block])>*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:255a40ac-f50f-4bac-9e6d-ce54455f6d69-11" data-turn-id-container="request-WEB:255a40ac-f50f-4bac-9e6d-ce54455f6d69-11" data-testid="conversation-turn-24" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="81a667ac-763c-465b-9f26-15f656a05049" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="2599" data-end="2711">Permintaan itu disampaikan Trisnawati saat apel rutin di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin, 11 Mei 2026.</p>
<p data-start="2713" data-end="2950">Menurut dia, Pemerintah Kota Pontianak telah melaksanakan exit meeting pemeriksaan laporan keuangan daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan.</p>
<p data-start="2952" data-end="3071">“Seluruh perangkat daerah diharapkan lebih cermat dan tertib administrasi dalam pelaksanaan kegiatan,” kata Trisnawati.</p>
<p data-start="3073" data-end="3251">Ia juga mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar lebih berhati-hati dalam pengelolaan administrasi kegiatan dan anggaran demi menjaga akuntabilitas tata kelola pemerintahan.</p>
<p data-start="3253" data-end="3411">Selain itu, Trisnawati meminta setiap perangkat daerah memastikan dokumen dan data pendukung tersusun lengkap serta mudah ditelusuri dalam proses pemeriksaan.</p>
<p data-start="3413" data-end="3566">“Kami meminta seluruh perangkat daerah aktif berkoordinasi dengan Inspektorat apabila terdapat hal-hal yang memerlukan penjelasan lebih lanjut,” ujarnya.</p>
<p data-start="3568" data-end="3777">Dalam kesempatan tersebut, Trisnawati turut mengapresiasi pelepasan 1.508 jemaah haji asal Kota Pontianak. Ia berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.</p>
<p data-start="3779" data-end="3950">Pemerintah Kota Pontianak juga dijadwalkan menerima kunjungan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) terkait program pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKA).</p>
<p data-start="3952" data-end="4131">Menurut Trisnawati, sejumlah agenda besar akan berlangsung di Pontianak sepanjang Mei 2026. Karena itu, ASN diminta mendukung promosi daerah dan menjaga kualitas pelayanan publik.</p>
<p data-start="4133" data-end="4283" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Kita sudah mendekati akhir semester pertama. Seluruh program dan kegiatan diharapkan dapat dieksekusi sesuai target yang telah ditetapkan,” kata dia.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
<div class="mt-3 w-full empty:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</section>
<div class="contents"></div>
</div>
</div>
<div class="pointer-events-none -mt-px h-px translate-y-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom)-14*var(--spacing))]" aria-hidden="true"></div>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/11/asn-pontianak-diminta-perkuat-koordinasi-dan-kehati-hatian-kerja/">ASN Pontianak Diminta Perkuat Koordinasi dan Kehati-hatian Kerja</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Integritas Ombudsman Dipertanyakan Usai Kasus Korupsi Pimpinan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/04/17/integritas-ombudsman-dipertanyakan-usai-kasus-korupsi-pimpinan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 04:41:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Fokal IMM]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Susanto]]></category>
		<category><![CDATA[kasus korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan agung]]></category>
		<category><![CDATA[kode etik]]></category>
		<category><![CDATA[konflik kepentingan]]></category>
		<category><![CDATA[lembaga independen]]></category>
		<category><![CDATA[Ombudsman RI]]></category>
		<category><![CDATA[penegakan hukum]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan eksternal]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan etik]]></category>
		<category><![CDATA[revisi UU Ombudsman]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Yusuf Warsyim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=132553</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Yusuf Warsyim, mendorong penguatan pengawasan etik terhadap komisioner Ombudsman RI. Pernyataan ini disampaikan menyusul penetapan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung. Menurut Yusuf, kasus tersebut menjadi peringatan serius terkait potensi penyalahgunaan kewenangan di lembaga negara [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/04/17/integritas-ombudsman-dipertanyakan-usai-kasus-korupsi-pimpinan/">Integritas Ombudsman Dipertanyakan Usai Kasus Korupsi Pimpinan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Yusuf Warsyim, mendorong penguatan pengawasan etik terhadap komisioner Ombudsman RI.</p>
<p data-start="297" data-end="439">Pernyataan ini disampaikan menyusul penetapan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung.</p>
<p data-start="441" data-end="568">Menurut Yusuf, kasus tersebut menjadi peringatan serius terkait potensi penyalahgunaan kewenangan di lembaga negara independen.</p>
<p data-start="570" data-end="743">“Ombudsman selama ini berperan sebagai pengawas pelayanan publik, namun belum memiliki mekanisme pengawasan etik eksternal yang kuat,” ujarnya di Jakarta, Jumat (17/4/2026).</p>
<p data-start="745" data-end="957">Ia menjelaskan, pengawasan saat ini masih mengacu pada Peraturan Ombudsman RI Nomor 40 Tahun 2019 yang bersifat internal. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan konflik kepentingan dan melemahkan akuntabilitas.</p>
<p data-start="959" data-end="1077">Yusuf mengusulkan pembentukan lembaga pengawas etik independen untuk memastikan penegakan kode etik berjalan objektif.</p>
<p data-start="1079" data-end="1204">Selain itu, ia juga mendorong revisi Undang-Undang Ombudsman guna memperkuat sistem pengawasan yang transparan dan akuntabel.</p>
<p data-start="1206" data-end="1354">Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Hery Susanto sebagai tersangka dugaan korupsi terkait tata kelola usaha pertambangan nikel periode 2013–2025.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/04/17/integritas-ombudsman-dipertanyakan-usai-kasus-korupsi-pimpinan/">Integritas Ombudsman Dipertanyakan Usai Kasus Korupsi Pimpinan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Pontianak Tekankan Peran Arsip dalam Akuntabilitas dan Tata Kelola Pemerintahan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/04/15/sekda-pontianak-tekankan-peran-arsip-dalam-akuntabilitas-dan-tata-kelola-pemerintahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 06:35:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Amirullah]]></category>
		<category><![CDATA[Arsip Nasional Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Disperpusip]]></category>
		<category><![CDATA[pemberkasan arsip]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan arsip]]></category>
		<category><![CDATA[penyusutan arsip]]></category>
		<category><![CDATA[Tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[workshop kearsipan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=132489</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menegaskan pentingnya pengelolaan arsip dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang optimal. Hal itu disampaikannya saat membuka Workshop Kearsipan di Aula Perpustakaan Kota Pontianak, Rabu (15/4/2026). Menurut Amirullah, arsip bukan sekadar dokumen, melainkan rekaman peristiwa yang memiliki nilai strategis dalam menjaga memori organisasi, memperkuat akuntabilitas, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/04/15/sekda-pontianak-tekankan-peran-arsip-dalam-akuntabilitas-dan-tata-kelola-pemerintahan/">Sekda Pontianak Tekankan Peran Arsip dalam Akuntabilitas dan Tata Kelola Pemerintahan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Sekretaris Daerah Kota <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Pontianak</span></span> Amirullah menegaskan pentingnya pengelolaan arsip dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang optimal.</p>
<p data-start="265" data-end="374">Hal itu disampaikannya saat membuka Workshop Kearsipan di Aula Perpustakaan Kota Pontianak, Rabu (15/4/2026).</p>
<p data-start="376" data-end="583">Menurut Amirullah, arsip bukan sekadar dokumen, melainkan rekaman peristiwa yang memiliki nilai strategis dalam menjaga memori organisasi, memperkuat akuntabilitas, serta menjadi dasar pengambilan keputusan.</p>
<p data-start="585" data-end="721">“Tanpa pengelolaan arsip yang baik, informasi penting akan sulit ditemukan dan berisiko menghilangkan jejak sejarah institusi,” ujarnya.</p>
<p data-start="723" data-end="963">Ia menjelaskan, tertib administrasi dapat terwujud apabila perangkat daerah disiplin dalam pemberkasan yang sistematis serta penyusutan arsip yang tepat. Penyusutan diperlukan agar dokumen yang tidak lagi memiliki nilai guna tidak menumpuk.</p>
<p data-start="965" data-end="1142">Amirullah juga menekankan pentingnya arsip dalam penyelesaian persoalan hukum. Menurut dia, arsip menjadi rujukan utama dalam membuktikan kebenaran data ketika terjadi sengketa.</p>
<p data-start="1144" data-end="1237">“Yang digunakan dalam perkara hukum adalah data dan arsip, bukan sekadar informasi,” katanya.</p>
<p data-start="1239" data-end="1383">Ia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah menjaga dokumen kebijakan dan keputusan penting karena nilainya dapat meningkat di masa mendatang.</p>
<p data-start="1385" data-end="1637">Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak Rendrayani mengatakan workshop diikuti 72 peserta selama dua hari. Kegiatan ini mengusung tema penguatan pemberkasan dan penyusutan arsip untuk mewujudkan tata kelola yang akuntabel.</p>
<p data-start="1639" data-end="1793">Menurut dia, penyusutan arsip masih belum dilakukan secara menyeluruh oleh perangkat daerah, padahal menjadi indikator penting dalam pengawasan kearsipan.</p>
<p data-start="1795" data-end="1917">Workshop ini menghadirkan narasumber dari <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Arsip Nasional Republik Indonesia</span></span> untuk memperkuat pemahaman teknis peserta.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/04/15/sekda-pontianak-tekankan-peran-arsip-dalam-akuntabilitas-dan-tata-kelola-pemerintahan/">Sekda Pontianak Tekankan Peran Arsip dalam Akuntabilitas dan Tata Kelola Pemerintahan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
