triggernetmedia.com – Bupati Landak periode 2017-2022, Karolin Margret Natasa, menjadi pembicara utama dalam International Seminar On Health Science yang diadakan oleh Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo.
Acara tersebut bertujuan untuk memajukan pengetahuan tentang perkembangan terbaru dalam bidang tenaga kesehatan. Seminar ini diadakan di Kampus II Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Pontianak, dan dihadiri oleh lebih dari 200 peserta mahasiswa dari jurusan keperawatan dan jurusan kebidanan, Senin (11/9).
Dalam sambutannya, Karolin menggarisbawahi perkembangan pesat dalam dunia kesehatan, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun infrastruktur kesehatan.
Hal ini menuntut para tenaga kesehatan untuk terus mengembangkan diri mereka.
“Jadi yang namanya pengetahuan dan teknologi bidang kesehatan itu luar biasa cepat perkembangannya. Oleh karena itu, apa yang para mahasiswa pelajari di sini, nanti kedepannya bisa mengalami perkembangan-perkembangan, namun demikian dasarnya tetap sama dengan yang sudah kita pelajari,” ungkap Karolin.
Karolin juga mengingatkan tentang tantangan yang dihadapi oleh para tenaga kesehatan, terutama kesetaraan dalam layanan kesehatan di kota maupun di desa.
Ia menekankan pentingnya akses pelayanan kesehatan yang merata, terutama di daerah perbatasan dan terpencil. Selama masa jabatannya sebagai Bupati Landak, Karolin berupaya meningkatkan fasilitas dan standar layanan Puskesmas demi mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Terakhir, Karolin, seorang dokter dengan latar belakang pendidikan kesehatan, mengajak Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo untuk menciptakan tenaga kesehatan berkualitas yang siap bersaing di dunia kerja. Ia menyoroti tantangan masa depan, termasuk digitalisasi dalam dunia kesehatan.
“Bagi kampus, tantangannya adalah bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu meningkatkan potensi siswa dan sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja di masa depan,” tambahnya.
Dalam era di mana teknologi semakin mendominasi, Karolin mengingatkan para mahasiswa untuk bersiap menghadapi digitalisasi dan perkembangan aplikasi kesehatan yang semakin pesat.
