triggernetmedia.com – Kota Pontianak mencuri perhatian dalam Malam Takruf MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dengan menghadirkan Kapal Keriang Bandong yang menghiasi derasnya Sungai Sekayam Kabupaten Sanggau, Kamis (24/8).
Kapal hias tersebut, yang memegang nomor urut 13, berhasil menjadi pusat perhatian warga yang memadati kawasan sungai untuk menyaksikan pawai kapal hias yang meriah.
Dengan ornamen meriam karbit khas Pontianak yang megah, kubah masjid yang elegan, dan hiasan lampu warna-warni yang memukau, Kapal Keriang Bandong berhasil mencuri perhatian semua mata yang menyaksikan.
Meskipun Keriang Bandong sendiri awalnya merupakan penerangan tradisional dengan lampu-lampu pelita, namun dalam karnaval kali ini, tradisi tersebut berhasil beradaptasi dengan lampu listrik modern yang memberikan sentuhan magis pada kapal hias ini.
Pawai kapal hias ini menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalbar yang digelar di Sungai Sekayam Kabupaten Sanggau.
Bagi sebagian pengunjung, seperti Dewi (37), warga Sanggau, kehadiran karnaval kapal hias ini merupakan pengalaman pertama yang tak terlupakan. Ia kagum melihat peserta kapal hias berlomba-lomba memamerkan lampu warna-warni yang menghiasi kapal-kapal mereka.
“Salah satu kapal hias yang benar-benar mencuri hati saya adalah Kapal Keriang Bandong dari Pontianak,” ujarnya dengan senyum sumringah.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Hidayati, juga turut menyampaikan rasa kagumnya terhadap kreativitas dalam penyelenggaraan pawai kapal hias ini.
Ia menyebut bahwa ide untuk menggelar pawai di atas sungai memberikan nuansa baru yang sangat menarik bagi perhelatan MTQ kali ini.
“Walaupun tidak semua daerah memiliki sungai di tengah kota, konsep pawai di atas sungai benar-benar menghadirkan semangat baru dalam acara ini,” ungkap Hidayati.
Lebih lanjut, Hidayati menjelaskan bahwa persiapan untuk tampil dalam pawai Kapal Keriang Bandong telah dilakukan sejak awal. Dengan mengusung tema permainan meriam karbit dan manggar serta pokok telok, tim kreatif berhasil mengaplikasikan ide tersebut ke dalam desain kapal hias yang akhirnya menjadi daya tarik utama.
“Ide desain kapal ini sungguh kreatif, kami berharap kapal ini akan semakin memeriahkan pawai Keriang Bandong,” tutup Hidayati dengan senyum puas di wajahnya.
sumber berita: prokopim











