triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kayong Utara dan menghadiri Malam Ramah Tamah bersama masyarakat setempat di pendopo Bupati Kayong Utara, Senin (24/7).
Sebelumnya, Sutarmidji juga melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMA Negeri 5 Simpang Hilir sebagai bagian dari agenda kunjungan kerjanya.
Dalam acara tersebut, rombongan Gubernur disambut meriah dengan Tarian Zapin Senggayong, sebuah tarian khas Tanah Bertuah yang menggunakan alat musik bambu tradisional masyarakat Kayong Utara.
Sutarmidji menyampaikan kegembiraannya atas peningkatan aksesibilitas wilayah tersebut. Perjalanannya dari Pontianak ke Sukadana yang biasanya memakan waktu 10-12 jam, kali ini hanya berlangsung selama 6 jam.
“Target kita bulan Oktober sudah mulai, apabila jalan perawas ini sudah di aspal nantinya, jembatan simpang dua sudah bagus, sehingga bisa jadi lebih cepat lagi. Cuma untuk arus barang yang belum bisa, karena ada beberapa ruas jalan yang bahu jalannya kecil. Tahun ini, Siduk – Sukadana tuntas”, jelasnya.
Hal ini berkat upaya perawatan jalan dan pembangunan jembatan simpang dua, Gubernur berharap bahwa bulan Oktober nanti, dengan penyelesaian aspal jalan dan peningkatan jembatan, waktu tempuhnya bisa semakin singkat.
Pembangunan infrastruktur dan pendidikan menjadi fokus utama Pemprov, Sutarmidji menekankan pentingnya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai modal dasar untuk pembangunan.
Awal menjabat, PAD nya hanya 1,7 triliun, sekarang sudah bisa mencapai 3,2 triliun hampir 100 persen kenaikannya, hal ini karena pembangunan berdasarkan data yang valid.
Kita punya Data Analytic Room (DAR). “Sekarang ada 12.900 set data. Cukup banyak, supaya orang bisa mengakses data dengan cepat”, ungkapnya.
Bupati Kayong Utara, Citra Duani, mengapresiasi perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap dunia pendidikan dan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
Dia mengungkapkan bahwa selama kepemimpinan Sutarmidji dan Wakil Gubernur Ria Norsan, telah terjadi tiga hal penting di Kabupaten Kayong Utara.
Pertama, berhasil dibangun SMA di Kepulauan Karimata, mengatasi kesulitan warga dalam mendapatkan akses pendidikan setingkat SMA.
Kedua, jalan provinsi yang sebelumnya tak pernah dibangun, kini secara bertahap mulai dibangun sehingga masyarakat merasa nyaman.
Ketiga, waktu tempuh dari Sukadana ke Pontianak yang dulu memakan waktu 10-12 jam, kini bisa ditempuh dalam waktu 6 jam melalui jalan Perawas.
Selain itu, Bupati Citra Duani juga menyampaikan apresiasi atas kemajuan produk unggulan Kabupaten Kayong Utara, yaitu Kopi Liberika, yang berhasil meraih juara 1 di Spanyol.
Pemprov Kalbar juga siap untuk menginvestasikan pabrik kopi guna mendukung perkembangan sektor tersebut.
“Lingkungan alam yang sehat, taman nasional gunung palung itu paru – paru dunia, mendapatkan juara dunia lingkungan konservasi yang sehat sebagai paru-paru dunia”, pungkas Bupati.
Dalam acara tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga memberikan bantuan hibah untuk masyarakat Kayong Utara, termasuk Bantuan Alat Tangkap Ikan/Bubu Ikan, bantuan benih ikan laut, dan bantuan sarana budidaya ikan laut serta bibit rumput laut.





