triggernetmedia.com – Mantan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat, Erma Suryani Ranik berang lantaran Kantor DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat yang terletak di Jalan Parit Haji Husin 2, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat dijual.
Kabar ini terpantau dari unggahan Erma Suryani Ranik lewat akun pribadinya @erma_ranik, Minggu (28/8/2022).
Dalam unggahannya itu, Erma Suryani Ranik mengkritik kantor DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat dijual lengkap dengan harga Rp1,35 Miliar atau bisa dicicil sebesar Rp9 jutaan perbulan.
Dilaman akun medsosnya itu, Erma Suryani Ranik menulis ada yang melapor kepada dirinya jika Kantor DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat dijual.
“Ada yg ngelapor, Kantor Demokrat Kalbar di jual di website rumah123. Ini agen propertinya kurang cerdas atau apa ya. Bikin naik darah aja,” tulis @Erma_ranik.
“Wooiiii itu kantor dibangun zaman saya jadi Ketua DPD Demokrat 2019 – 2021. Selama 20 tahun Demokrat tak punya kantor. Waktu saya bilang akan bangun kantor banyak orang tak percaya. Tak ada kepala daerah satupun, tak ada anggota DPRRI. Tapi kerja bersama dan niat kuat kami punya kantor sendiri dapat terwujud,” tulisnya.
Menurutya, uangnya dari hasil gotong royong kader dan simpatisan selama 14 bulan.
“Ada kader yang mencicil Rp200.000 perbulan, dengan semangat juang luar biasa buat bangun kantor. 23 september tahun 2021 diresmikan pak KETUM @agusyudhoyono,” timpal Erma Suryani Ranik.
“Saat itu juga saya bilang, mohon izin tak hendak jadi Ketua DPD lagi,” lanjutnya.
Dirinya meminta kepada agen properti, bahwa harga kantor 3 laintai tersebut sebesar 4 kali lipat dari harga yang ditawarkan oleh properti perumahan itu.
“Terakhir, saya kasi tahu ya pak agen properti, harga kantor 3 lantai ini, 4 kali lipat dari harga yg pak properti tawarkan. Bikin jengkel aja,” tegasnya.
Erma Suryani Ranik meminta kepada teman-teman Demokrat di Kalimantan Barat agar menertibkan iklan properti tersebut.

“Tolong teman teman @demokratkalbar tertibkan ini,” pintanya.
Berbagai komentar pun dilontarkan oleh para netizen.
“DPD Harus lapor polisi, karena telah menyebarkan berita hoax.., bikin jengkel..,” tulis @mariamagdalena782.
“Klarifikasi yg mantap,” tulis @kahfisiregar.
“Cari agen properti nya itu,” tulis @hengky_setia3.
Dinukil dari haranberkat.com, hingga kini belum ada klarifikasi dari agen properti yang mengunggah kantor DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat dijual.




