triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Alexander Wilyo menyatakan sebagai upaya percepatan penanganan jalan dan jembatan di ruas Jalan Pelang – Batu Tajam yang mengalami kerusakan Pemerintah Daerah telah dilakukan rapat kordinasi (Rakor) dan evaluasi penanganan Jalan dan Jembatan pada ruas Pelang – Batu Tajam, Jumat (15/7/2022).
“Selain koordinasi kita mengevaluasi para pihak mengenai tanggung jawab mereka. Jadi kita bangun komitmen dan penguatan komitmen yang ada,” ungkap Sekda Alex. Selasa (19/7/2022) kepada triggernetmedia.com.
Melalui Rakor tersebut, diharapkan terwujudnya sinergisitas Pemerintah Daerah dengan sejumlah perusahaan. Seperti PT Limpah, PT BGA, PT LAP dan PT Arrtu yang beroperasi di wilayah sekitaran Ruas Jalan Pelang – Batu Tajam.
“Hasil rapat tersebut tentu kita tuangkan dalam berita acara sebagai bentuk pertanggung jawabkan atas komitmen yang disepakati,” jelasnya.
Sekda Alex menyebut, beberapa perusahaan sudah komitmen untuk memperbaiki ruas jalan dan jembatan melalui dana CSR perusahaan dengan kesepakatan pembagian tanggung jawab perbaikan.
“Perbaikan jembatan Kepuluk dilakukan oleh PT BGA, sementata perbaikan jembatan Prepat dilakukan PT Limpah Sejahtera,” sebutnya.
kemudian, sambungnya, proses penangkutan sisa pembakaran batu bara di PLTU dikoordinir oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Dikatakan, nantinya kriteria pengangkutan sisa pembakaran sebanyak 400 rit akan dibagi masing-masing 100 rit untuk 4 perusahaan, yakni PT BGA, PT Limpah Sejahtera, PT LAP dan PT Arrtu.
“Untuk penyedian alat berat dan kerataan badan jalan menjadi tanggung jawab Dinas PUTR. Camat Sungai Melayu Rayak dan Matan Hilir Selatan akan mengawasi dan mengkoordinir pelaksaan kegiatan di lapangan,” jelasnya.

