triggernetmedia.com – Penjabat (Pj) Bupati Landak, Samuel mengatakan proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama merupakan proyek mercusuar atau proyek prestisius di Kabupaten Landak yang diharapkan terlaksana sesuai dengan jadwal perencanaannya.
“Seperti yang telah diketahui hitungan hari pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Tunang ini selama 192 hari. Progres pembangunan proyek ini memang dari awal ada deviasi, tapi nanti berikutnya untuk rencana mingguan presentasenya harus lebih besar,” kata Samuel disela peninjauan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Tunang, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, pada Kamis (14/7/2022).
Berdasarkan laporan pelaksana, menurutnya diketahui progres pembangunan terbilang positif, artinya telah melampaui presentase yang ditargetkan. Dan juga sesuai dengan laporan dari konsultan pengawas.
“Baru kita ketahui bahwa pembangunan proyek ini berjalan sesuai dengan rencana. Hal Ini memang benar sudah harus dari awal. Sebab jika nanti ketika bangunannya sudah jadi, kemudian ada temuan dari APH atau dari BPK nanti akan jadi panjang urusannya,” ujar Samuel.
Pj. Bupati Landak ini menegaskan, peninjauan pembangunan proyek tersebut guna melihat dan memastikan kondisi riil di lapangan, karena pembangunan Rumah Sakit itu berasal dari Sumber Dana DAK, yang mana jika sampai dengan waktu yang ditentukan dana tersebut tidak bisa terserap anggarannya, selanjutnya akan dibebankan ke APBD.
“Maka dari itu harus dimanfaatkan dan pergunakan dengan sebaik-baiknya sehingga bisa terealisasikan untuk memberikan kepercayaan ke Pemerintah Pusat. Karena jika di daerah kita gagal dan tidak sesuai perencanaan, maka di daerah lain bisa tertunda,” jelasnya.
Samuel pun mengingatkan kepada pihak pelaksana dan pihak-pihak lainnya untuk terus melaksanakan pembangunan sesuai dengan rencana dan tidak ada penyimpangan dari segi kualitas dan lain sebagainya.
“Dari awal kita sudah memberikan penekanan kepada pelaksana dan pihak-pihak lainnya yang terlibat agar semua dapat terlaksana sesuai dengan rencana dan tidak ada penyimpangan. Itulah yang sejak awal sudah kita awasi sehingga tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Pratama ini, karena pembangunan ini sangat prestisius, menggunakan biaya yang besar dan memang perlu kualitas yang baik,” jelas Samuel.
Kedepanm sambung Samuel, akan ada peninjauan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Tunang ini secara periodik untuk meninjau dan memastikan secara langsung realisasi pembangunannya di lapangan.
“Saya diperintahkan langsung oleh gubernur untuk benar-benar mengawasi pembangunan proyek Rumah Sakit Pratama di Desa Tunang ini. Hal ini dikarenakan gubernur sangat perhatian di bidang kesehatan. Harapan saya semoga semua bisa terlaksana on schedule, sesuai dengan kualitas dan lain sebagainya. Ini adalah sumbangsih kita semua sebagai pelaksana,” ujar Samuel.
Ia menambahkan, jika proyek tersebut berjalan sesuai dengan waktunya, tentu akan banyak manfaat yang akan didapatkan, seperti perusahaan yang bisa memperoleh pembayaran tepat pada waktunya, serta Rumah Sakit Pratama ini bisa segera difungsikan dan melakukan pelayanan.
Samuel berharap agar semua pihak untuk turut mendukung pembangunan proyek ini dari sisi keamanan dan lain sebagainya.
“Dengan dibangunnya Rumah Sakit Pratama ini dapat menyerap tenaga kerja penduduk sekitar dan Saya meminta agar semua pihak untuk selalu bekerja secara profesional, dan transparan karena kita bekerja untuk masyarakat,” tukasnya.
Turut mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala Bidang Cipta Karya, Kepala Dinas PUPERA Kabupaten Landak, Inspektur Inspektorat Kabupaten Landak, Inspektur Pembantu Wilayah I, Camat Mempawah Hulu, Kapolsek Mempawah Hulu dan Kepala Desa Tunang.










