triggernetmedia.com – Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyatakan, tantangan yang dihadapi dunia Pendidikan di era pandemi Covid-19 saat ini sangatlah berat.
“Sehingga dibutuhkan orang-orang yang mumpuni secara fisik baik sehat jasmani maupun rohani serta memiliki kompetensi dan semangat juang tinggi untuk memajukan dunia Pendidikan di Indonesia dengan kreatifitas dan inovasinya,” ungkapnya pada acara webinar Pendidikan 2022 melalui virtual zoom dengan tema ‘Membentuk SDM Guru daerah yang unggul dalam bermedia digital, numeeasi dan berkarakter serta berdaya saing global’, bertempat di VVIP Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Senin (20/6/2022).
Bupati Paolus Hadi menyebut SDM merupakan faktor penting yang menjadi modal pembangunan bagi semua daerah termasuk bagi Kabupaten Sanggau.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sanggau memiliki komitmen yang tinggi terhadap pembangunan SDM.
“Berdasarkan hasil riset menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merupakan sumber daya yang sangat besar dalam mendayagunakan internet. Kemampuan masyarakat Indonesia sudah cukup baik dalam menggunakan teknologi digital. Namun, pemanfaatannya masih bersifat hiburan,” katanya.
Melihat fenomena tersebut, sambung Paolus Hadi, sebagai pendidik sebaiknya memanfaatkan teknologi digital untuk memfasilitasi pembelajaran sehingga tidak lagi bersifat konvensional.
“Berawal dari sebuah kalimat motivasi bahwa secanggih apapun teknologi tidak akan pernah menggantikan peran guru, tetapi guru yang tidak mau belajar teknologi akan tergantikan. Maka hal ini bisa menjadi awal untuk memulai,” ujarnya.
“Guru dapat menuangkan ide kreatif untuk mengembangkan teknologi digital yang diadaptasi untuk pembelajaran dan edukasi. Aplikasi maupun sosial media yang digunakan masyarakat tentu sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari kita. Mari kita maksimalkan pemanfaatannya untuk Pendidikan,” kata Bupati Polus Hadi memungkas.
Sebagai informasi, webinar tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara dan sahabat guru yang bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui program literasi digital.










