triggernetmedia.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menegaskan, penjabaran RPJMD kedalam RKPD dan Penganggaran dalam APBD tahun 2023 harus konsisten untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.
“Agar hal tersebut bisa memenuhi janji politik kami yang telah dituangkan dalam visi terwujudnya Kapuas Hulu HEBAT (Harmonis, Enerjik, Berdaya Saing, Amanah dan Terampil),” ungkapnya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2022 yang dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan. Bertempat di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Jumat (18/3/2022).
Dalam paparannya, Bupati Sis menyatakan, kegiatan Musrembang tersebut dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023.
“Hasil dari Musyawarah ini nanti akan dituangkan dalam suatu dokumen perencanaan yang tidak terpisahkan dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021-2026,” jelasnya.
Musrenbang Kabupaten Kapuas Hulu mengangkat tema Peningkatan Kualitas Perekonomian Daerah Melalui Pembangunan Infrastruktur. Tema ini difokuskan pada prioritas peningkatan pertumbuhan ekonomi sektor unggulan.
“Selain itu untuk peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas lingkungan hidup,” ujar Bupati Sis.
Kepada seluruh peserta Musrenbang, diharapkan dapat memberikan saran dan masukan yang konstruktif.
“Agar RKPD yang dihasilkan dapat selaras dengan prioritas dan sasaran pembangunan daerah dalam RPJMD Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2021-2026 serta selaras dengan prioritas nasional maupun provinsi,” kata Bupati Sis.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan menekankan, bahwa Musrembang RKPD harus selaras dengan program pusat, provinsi dan daerah itu sendiri.
“Jadi semuanya harus sinkronisasi dalam membangun daerah,” ujarnya.
Pemerintah kabupaten Kapuas Hulu juga diminta terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi, bagi dosis pertama, kedua hingga ketiga.
“Kalau di Kapuas Hulu pelaksanaan vaksinasi sudah baik, tinggal ditingkatkan lagi,” katanya.
Norsan mengingatkan, persoalan stunting di Kapuas Hulu cukup banyak, maka kedepannya perlu terus ditangani dengan baik.
“Penanganan stunting juga harus bekerja sama dengan semua pihak,” sebutnya.
Norsan juga menyebut, pertumbuhan ekonomi di Kapuas Hulu cukup baik, ini tentunya harus dipertahankan karena di masa pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat.
“Angka pengangguran juga di Kapuas Hulu banyak, karena mungkin penyebab dari penyebaran virus corona sudah beberapa tahun ini, diharapkan semuanya segera berakhir sehingga masyarakat kembali bekerja seperti biasanya,” katanya lagi.











