triggernetmedia.com – Masa kepemimpinan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa bersama wakilnya Hekulanus Heriadi akan berakhir pada bulan Mei 2022 mendatang.
Sejak menjabat sebagai Bupati Landak pada 22 Mei 2017, hingga kini popularitas Karolin Margret Natasa terbilang jadi sosok srikandi berpengaruh di Kalimantan Barat.
Tak heran, berbagai kalangan pun kini sudah banyak yang bertanya-tanya dan menerka-nerka akan kemana langkah politik putri pertama pasangan Cornelis – Frederica ini berlabuh pada konstelasi politik di 2024 mendatang, apakah terus melanjutkan perjuangannya menjadi Bupati Landak atau kembali maju menjadi kandidat Gubernur Kalimantan Barat pada Pilgub Kalimantan Barat 2024 mendatang.
Mengulas ketokohan Karolin Margret Natasa (KMN), jelas bukan sekadar kecantikan dan retorikanya saja, kemampuannya dalam memimpin dan membawa perubahan besar berbagai aspek penting di Kabupaten Landak inilah yang diakui banyak pihak yang menjadikan dirinya populer sebagai salah satu news maker berbagai media massa di Kalbar, maupun naasional.
Sebut saja atas komitmennye memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Landak, hal itu bukan isapan jempol. Bupati Karolin Margret Natasa di penghujung tahun 2021 sukses meraih anugerah Dwija Praja Nugraha PGRI Nasional atas komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Landak itu.
Kekinian, Kabupaten Landak bahkan telah menerapkan kurikulum nilai-nilai kearifan lokal tentang sosial dan kebudayaan beragam etnis di Kabupaten Landak itu sebagai materi pelajaran di tingkat SD dan SMP.
“Mudah-mudahan tahun depan ini bisa diteruskan oleh Pj. Bupati yang akan menjabat sehingga Kabupaten Landak memiliki mata pelajaran muatan lokal tentang budaya lokal kepada anak-anak kita,” harap Karolin.
“Berkaitan dengan kebudayaan, kita juga berharap lewat mulok ini, anak-anak kita memiliki pengetahuan mengenai kebudayaan lokal, khususnya tentang ritual adat, sehingga mereka bisa mengetahui dan memahami nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat di dalamnya,” katanya menambahkan.
Di sektor kesehatan, bupati Karolin juga menegaskan terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dasar layanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Landak itu dengan prioritas.
“Keberadaan RSUD Landak yang semula di tahun 2017 yang cuma meraih akreditasi bintang satu, kekinian sudah mendapat akreditasi paripurna bintang lima,” sebutnya.
“Kita sekarang malah sudah mengoptimalkan layanan NICU, dan sudah mengupgrade peningkatan kualitas pelayanan puskesmas-puskesmas dengan SDM dan faskes, kemudian sekarang kita juga sedang membangun rumah sakit pratama baru di Kecamatan Mempawah Hulu guna mempermudah akses masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan,” papar Karolin.
Sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Karolin mengaku posisinya masih Sekretaris DPD PDIP Kalimantan Barat, dirinya pun akan tetap fokus mengemban tugas-tugas kepartaian.
Selain itu, sambung Karolin, tentu saja ia juga akan disibukkan dengan kegiatan organisasi sosial kemasyarakatan, karena memang diantaranya hingga kini masih diketuainya di organisasi.
“Sampai 2024 kan saya masih kader partai ya, masih ada kerja-kerja kepartaian yang mengharuskan saya bekerja sebagai sekretaris DPD PDIP Kalimantan Barat, sementara itu,” ujarnya.
“Selebihnya ya mungkin kesempatan baik juga kita mundur sejenak kemudian melihat dari jauh, tapi sementara ini organisasi saya masih akan lebih banyak disibukkan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya lagi.
Soal ekspektasi dan PR dalam membangun Kabupaten Landak
Disinggung soal ekspektasi dan pekerjaa rumah (PR) yang tersisa, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa secara manusiawi mencermati apa yang sudah dicapai dan masih terus diperjuangkan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Landak secara objektif.
Secara politis, politisi PDIP yang pernah melenggang menjadi anggota DPR RI tahun 2009-2014 ini mengaku semua capaian dan hal-hal yang idealnya diwujudkan bagi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Landak itu mendapat dukungan dan dirawat.
“Inikan sedang dilakukan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kabupaten Landak 5 tahun, tentu kita masih melakukan inventarisir data untuk dijadikan bahan laporan. Namun merujuk dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Landak dan RPJMD, beberapa program skala prioritas memang kita akui sudah menunjukkan progress yang baik ya,” sebut Karolin, yang baru saja berulang tahun pada 12 Maret 2022 ini.
Karolin berharap apa yang telah dicapai dan berjalan harus diteruskan lagi sehingga ini bisa berkelanjutan. Menyangkut pelayanan publik misalnya, menurutnya semua didalam visi-misi itu jelas disebutkan upaya dirinya selaku Bupati dan Wakil Bupati Landak untuk meningkatkan pelayanan publik.
“Dan kita sukses mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI peringkat ke-4 seluruh Kabupaten se-Indonesia. Itu saya kira menunjukkan bahwa langkah-langkah yang kami lakukan selama ini sudah tepat dan memang masih terus dan perlu ditingkatkan lagi,” katanya.
“Kemudian pelayanan publik di Disdukcapil, kita sudah meningkatkan kualitas pelayanan dengan melakukan pelayanan administrasi kependudukan langsung sampai dengan ke kecamatan-kecamatan,” katanya memungkas.

