triggernetmedia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Landak mencatat dalam kurun waktu empat tahun terakhir perekonomian di Kabupaten Landak mengalami penurunan. Bahkan Dampak Pandemi COVID-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Landak pada tahun 2020 tercatat memburuk, dan menurun hingga minus 0,67 persen.
“Kondisi pertumbuhan ekonomi kita menurun drastis dengan adanya pandemi COVID-19. Tetapi perlu diketahui juga bahwa hal ini bukan saja terjadi hanya diwilayah kita, melainkan seluruh dunia,” ungkap Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. Minggu (11/4/2021) di Ngabang.
Mencermati hal, Bupati Karolin optimis, pertumbuhan ekonomi diprediksi akan membaik bilamana keadaan Kabupaten Landak berada pada zona aman.
“Kita juga berharap kondisi ini pulih, namun hal ini diperkiraan akan terjadi jika kondisi wilayah kita sudah berada pada zona aman dari virus corona. Karena apabila masih ditemukan adanya kasus maka akan berpengaruh pada semua,” ujarnya.
Karolin kembali mengajak masyarakat Kabupaten Landak untuk terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan guna mendukung program pemerintah serta supaya wilayah Kabupaten Landak bebas dari Pandemi COVID-19.
“Disiplin protokol kesehatan 5M ini sangat penting, meski beberapa warga sudah ada yang mendapat vaksinasi tetapi protokol kesehatan wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dan tentunya supaya wilayah kita bebas dan aman dari virus ini. Dengan demikian maka apa yang kita harapkan bersama, yakni memperbaiki pertumbuhan ekonomi kita dapat tercapai,” tandasnya.
Pewarta : Dek
Editor : Ariz

