triggernetmedia.com – Aktivitas nelayan di Pelabuhan Pangkalan Pendaratan Ikan (P3I) di Desa Sukabangun Dalam Ketapang masih terpantau normal dan masih terlihat aktifitas beberapa nelayan yang menjual hasil tangkapan ikannya ke pengepul.
Namun, kasus pandemi Covid-19 belakangan ini diakui berdampak langsung terhadap hasil tangkapan ikan nelayan umumnya. Kondisi tersebut menyebabkan para nelayan dan pengepul hanya dapat menjual di pasar lokal.
“Akibatnya harga ikan menjadi murah dan memberikan dampak ekonomi lemah bagi para nelayan,” ungkap Pejabat PSDKP Wilayah Kerja Ketapang, Agung, pada Rabu (15/4/2020) di Ketapang.
Kekinian,sebut Agung, harus diakui pandemi covid-19 memukul sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Ketapang, yang menyebabkan ekonomi para nelayan pun mengalami penurunan.
“Meskipun para nelayan masih beraktifitas dan melaut, tentu saja kami tetap melakukan pengawasan ketat dan selalu mengingatkan para nelayan pentingnya menjaga kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Agung.
“Sejauh ini, yang sudah dilakukan yaitu pengecekan dan sosialisasi penanganan COVID-19 sudah dilakukan oleh masing-masing instansi seperti KSOP, TNI -AL dan Polair Polres Ketapang dan dilaksanakan sesuai SOP,” ujarnya lagi.

Agung menambahkan, pihaknya juga terus mengimbau para nelayan,khususnya ketika berada di kapal saat melaut agar tetap menerapkan physical distancing sebagai pencegahan Covid-19.
“Kalau tidur jangan menumpuk berdekatan, kasih jarak minimal 1 hingga 2 meter. Begitu juga saat kerja jangan nempel-nempel. Selain itu kami juga terus melakukan sosialisai terkait pencegahan Covid-19 ke pelaku usaha dan pelaku utama perikanan agar selalu waspada terhadap penyebaran virus,dan PSDKP selalu koordinasi ke isntansi terkait baik Polair, TNI-AL,dan KSOP ketapang dalam menangani pencegahan Covid- 19 ini,” tandasnya.
Jhon I Ariz
