triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan empati, semangat belajar, kreativitas, dan kepedulian sosial sebagai bentuk kontribusi dalam membangun bangsa. Pesan tersebut disampaikannya saat apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (28/10/2026).
Edi mengatakan, momentum Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan bangsa, termasuk dalam pembangunan Kota Pontianak.
“Orang muda harus terus meningkatkan empati dan ikut membangun bangsa ini. Mudah-mudahan momentum Sumpah Pemuda memberikan semangat khususnya kepada orang-orang muda di Kota Pontianak,” ujarnya.
Menurut Edi, kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda perlu terus diperkuat untuk mewujudkan Pontianak sebagai kota yang maju, berkembang, sekaligus tetap humanis. Ia menilai, kontribusi generasi muda selama ini telah hadir melalui berbagai bidang, baik secara individu maupun melalui organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, komunitas kampus, serta kelompok yang bergerak di bidang sosial, olahraga, kesenian, hingga politik.
“Kontribusi mereka sangat besar, baik secara perorangan maupun melalui organisasi kepemudaan, organisasi di kampus, maupun organisasi yang bergerak di kegiatan sosial, olahraga, kesenian dan bidang lainnya,” jelasnya.
Karena itu, Edi menegaskan pemerintah akan terus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menyalurkan gagasan, mengembangkan potensi, serta berpartisipasi dalam pembangunan.
“Orang muda harus diberi ruang dan fasilitas supaya mereka bisa berkreasi, berinovasi dan ikut memikirkan masa depan Kota Pontianak maupun bangsa Indonesia,” ujarnya.
Edi berharap generasi muda Pontianak tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi turut mengambil peran aktif sesuai minat dan bidang masing-masing. Menurutnya, energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang dimiliki generasi muda menjadi modal penting untuk menghadapi perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan kota tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik. Kualitas sumber daya manusia, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menciptakan lingkungan yang inklusif juga menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Pontianak.
“Yang kita bangun bukan hanya kotanya, tetapi juga manusianya. Orang muda harus menjadi bagian dari kota yang maju, tetapi tetap punya kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.










