Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

Data realisasi APBD hingga Agustus 2026 menunjukkan 491 dari 546 pemerintah daerah kabupaten/kota memiliki belanja pegawai yang melampaui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Temuan NEXT Indonesia Center ini menyoroti keterbatasan kapasitas fiskal daerah dan ketergantungan terhadap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat di tengah penyesuaian anggaran

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
10 Oktober 2026
in Ekonomi, Headline, Keuangan, Nasional, News, Sorotan
0
491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

Temuan NEXT Indonesia Center menyoroti menyoroti keterbatasan kapasitas fiskal daerah dan ketergantungan terhadap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat di tengah penyesuaian anggaran. (foto ilustrasi AI).

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Sebanyak 491 dari 546 pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia memiliki belanja pegawai yang lebih besar dibandingkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jumlah tersebut mencapai 89,93 persen dari total pemerintah daerah kabupaten/kota berdasarkan data realisasi APBD hingga Agustus 2026 yang dipublikasikan Kementerian Keuangan.

Temuan NEXT Indonesia Center ini menunjukkan bahwa sebagian besar pemerintah daerah masih memiliki keterbatasan dalam membiayai kebutuhan pegawai hanya dari pendapatan yang dihimpun secara mandiri. Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah pengurangan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, mengatakan pengurangan transfer pusat tidak serta-merta mengurangi kebutuhan belanja pemerintah daerah. Pembayaran gaji pegawai dan penyelenggaraan pelayanan dasar tetap harus berjalan, meskipun kemampuan pendapatan daerah berbeda-beda.

“Kebutuhan belanja daerah tidak ikut mengecil ketika transfer dari pemerintah pusat berkurang. Gaji pegawai dan pelayanan dasar tetap harus dibayar. Karena itu, yang perlu kita lihat bukan hanya besar-kecilnya angka transfer, tetapi juga seberapa kuat daerah menopang dirinya sendiri,” kata Herry di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun NEXT Indonesia Center, hanya 55 dari 546 pemerintah daerah kabupaten/kota yang memiliki PAD cukup untuk menutupi belanja pegawai. Sementara itu, 491 daerah lainnya mencatat kebutuhan belanja pegawai yang melampaui pendapatan asli daerahnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak berarti pemerintah daerah tidak mampu membayar gaji pegawai. Herry menjelaskan, pembiayaan belanja pegawai tetap dapat dilakukan melalui sumber pendapatan lain dalam APBD, termasuk dana transfer dari pemerintah pusat.

“PAD yang lebih kecil dari belanja pegawai tidak berarti gaji belum dibayar. Daerah memakai sumber lain dalam APBD, termasuk transfer pusat. Tetapi ini menunjukkan seberapa besar fondasi keuangan daerah bertumpu pada kiriman dari pusat,” ujarnya.

Ketergantungan terhadap transfer pusat juga menunjukkan adanya perbedaan kapasitas fiskal antardaerah. Daerah dengan PAD yang relatif besar memiliki ruang pembiayaan lebih luas, sedangkan daerah dengan pendapatan terbatas perlu mengandalkan sumber penerimaan lain untuk memenuhi kebutuhan belanja rutin.

Perbedaan tersebut terlihat dari persebaran wilayah. Di tingkat provinsi, lebih dari separuh pemerintah daerah memiliki PAD yang cukup untuk menutupi belanja pegawai. Seluruh provinsi di Jawa, Bali, dan Kalimantan termasuk dalam kelompok tersebut.

Namun, gambaran di tingkat kabupaten/kota menunjukkan kondisi berbeda. Di Kalimantan, hanya satu pemerintah daerah kabupaten/kota yang memiliki PAD cukup untuk membiayai belanja pegawai. Sementara itu, seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota di Papua belum memiliki PAD yang mencukupi untuk menutup kebutuhan tersebut.

Temuan ini menyoroti pentingnya penguatan kapasitas fiskal daerah, terutama dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan mengelola belanja secara lebih efektif. Di tengah penyesuaian transfer dari pemerintah pusat, kemampuan daerah mengoptimalkan sumber pendapatan sendiri menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesinambungan anggaran dan kualitas pelayanan publik.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: belanja pegawai daerahData realisasi APBD 2026Herry Gunawankapasitas fiskal daerahNEXT Indonesia CenterPADPemerintah daerah 2026Pendapatan Asli DaerahtkdTransfer ke Daerah
Previous Post

Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN Jadi Rp 229 Triliun

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

10 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN Jadi Rp 229 Triliun

Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN Jadi Rp 229 Triliun

10 Oktober 2026
Industri Kelapa Indonesia Punya Potensi Besar, Tapi Petani Masih Hadapi Berbagai Kendala

Industri Kelapa Indonesia Punya Potensi Besar, Tapi Petani Masih Hadapi Berbagai Kendala

10 Oktober 2026
Skandal Judi Online di Kalangan Penerima Bansos

Amnesty Desak Dugaan Judi Online Oknum TNI Diproses di Peradilan Umum

9 Oktober 2026

Recent News

491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

491 Daerah di Indonesia Belum Mampu Tutup Belanja Pegawai dari PAD

10 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN Jadi Rp 229 Triliun

Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN Jadi Rp 229 Triliun

10 Oktober 2026
Industri Kelapa Indonesia Punya Potensi Besar, Tapi Petani Masih Hadapi Berbagai Kendala

Industri Kelapa Indonesia Punya Potensi Besar, Tapi Petani Masih Hadapi Berbagai Kendala

10 Oktober 2026
Skandal Judi Online di Kalangan Penerima Bansos

Amnesty Desak Dugaan Judi Online Oknum TNI Diproses di Peradilan Umum

9 Oktober 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development