Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

CORE Nilai RAPBN 2027 Tak Seekspansif Klaim Pemerintah, Beban Bunga Utang Jadi Sorotan

CORE Soroti Ruang Fiskal RAPBN 2027 yang Menyempit, Hampir Separuh Tambahan Belanja Terserap Bunga Utang

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
21 Agustus 2026
in Analisis, Ekonomi, Headline, Keuangan, Nasional, News, Sorotan
0
Riset CORE: Efisiensi Anggaran Tekan Keuangan Pemerintah Daerah

CORE Indonesia

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Pemerintah menempatkan RAPBN 2027 sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Namun, Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai postur anggaran tersebut justru menunjukkan ruang fiskal yang semakin terbatas.

Dalam kajian CORE Insight berjudul Di Balik Label Ekspansif: Beban Tersembunyi RAPBN 2027, lembaga tersebut menilai pertumbuhan belanja negara belum cukup kuat untuk disebut sebagai kebijakan fiskal yang benar-benar ekspansif.

CORE mencatat belanja negara dalam RAPBN 2027 tumbuh sekitar 3,9 persen. Jika pembayaran bunga utang dikeluarkan dari perhitungan, pertumbuhan belanja secara riil hanya sekitar 2,6 persen, dari Rp3.360,2 triliun menjadi Rp3.446,9 triliun.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan belanja pada tahun sebelumnya yang mencapai 15 persen. Bahkan, pertumbuhan belanja 2027 berada di bawah proyeksi pertumbuhan PDB nominal yang mencapai 8,6 persen.

“Label ekspansif dan angka tidak selalu searah. Belanja negara yang hanya tumbuh 3,9 persen, defisit yang menyusut menjadi Rp671,2 triliun, dan keseimbangan primer yang diatur lebih kecil menunjukkan postur 2027 tidak seekspansif yang disampaikan dalam pidato,” tulis CORE dalam kajiannya, dikutip Kamis (20/8/2026).

Hampir Separuh Tambahan Belanja untuk Bunga Utang

CORE juga menyoroti penggunaan tambahan belanja negara dalam RAPBN 2027. Dari tambahan belanja sekitar Rp154,8 triliun, sebanyak Rp68,1 triliun atau sekitar 44 persen terserap untuk membiayai kenaikan pembayaran bunga utang.

Kondisi tersebut membuat tambahan belanja yang seharusnya dapat digunakan untuk memperluas aktivitas ekonomi menjadi lebih terbatas.

CORE menilai besarnya porsi bunga utang menunjukkan sebagian ruang fiskal pemerintah telah terkunci untuk memenuhi kewajiban masa lalu.

“Artinya, hampir separuh dari kenaikan belanja tidak menambah kegiatan ekonomi apa pun, hanya menutup kewajiban lama,” tulis CORE.

Tekanan terhadap ruang fiskal juga tercermin dari keseimbangan primer. Dalam RAPBN 2027, posisi tersebut diproyeksikan membaik dari minus Rp152,1 triliun menjadi minus Rp20,9 triliun.

Meski secara angka terlihat membaik, CORE menilai perubahan itu menunjukkan berkurangnya aliran dana bersih APBN ke perekonomian hingga sekitar Rp131,2 triliun.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pemerintah pada saat yang sama memasang target pertumbuhan ekonomi sekitar 5,9 persen hingga 6 persen pada 2027.

Anggaran K/L Dipangkas

Keterbatasan ruang fiskal juga terlihat dari perubahan komposisi belanja pemerintah pusat. Anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) diproyeksikan turun 7,7 persen menjadi Rp1.504,7 triliun.

Artinya, terdapat pengurangan sekitar Rp125,7 triliun dibandingkan alokasi sebelumnya.

Di sisi lain, belanja Non-K/L justru meningkat 15 persen menjadi Rp1.857,5 triliun. CORE menyebut kenaikan tersebut banyak dipengaruhi oleh pos-pos yang relatif sulit dikurangi, terutama pembayaran bunga utang dan berbagai belanja lainnya, termasuk kompensasi energi.

Menurut CORE, kondisi ini membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian anggaran di tengah ruang fiskal yang semakin sempit.

“Tambahan pada pos yang sulit dipangkas dua kali lebih besar daripada kenaikan belanja pusat, dan kekurangannya ditutup dengan memotong anggaran kementerian,” jelas CORE.

CORE menilai pemangkasan anggaran K/L tidak selalu berkaitan dengan buruknya kinerja program. Penyesuaian tersebut lebih banyak dipengaruhi keterbatasan ruang fiskal dan adanya pos belanja yang secara hukum maupun kewajiban pemerintah lebih sulit untuk dikurangi.

Dengan demikian, CORE mengingatkan bahwa penilaian terhadap RAPBN 2027 tidak cukup hanya melihat besarnya nominal belanja. Struktur belanja, beban bunga utang, keseimbangan primer, serta kemampuan APBN menciptakan aktivitas ekonomi perlu menjadi indikator untuk mengukur seberapa besar daya ekspansif anggaran negara.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # anggaran negaraAPBN 2027belanja Kementerian/Lembagabelanja negarabelanja Non-K/Lbunga utangCore Indonesiadefisit apbnekonomi indonesiaKeseimbangan primerpertumbuhan ekonomiRAPBN 2027ruang fiskalUtang Pemerintah
Previous Post

Banggar DPR Desak Menkeu Purbaya Serahkan Profil Utang Pemerintah dalam 10 Hari

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Riset CORE: Efisiensi Anggaran Tekan Keuangan Pemerintah Daerah

CORE Nilai RAPBN 2027 Tak Seekspansif Klaim Pemerintah, Beban Bunga Utang Jadi Sorotan

21 Agustus 2026
Banggar DPR Desak Menkeu Purbaya Serahkan Profil Utang Pemerintah dalam 10 Hari

Banggar DPR Desak Menkeu Purbaya Serahkan Profil Utang Pemerintah dalam 10 Hari

21 Agustus 2026
Golkar Rotasi Anggota DPR, Agung Widyantoro Pimpin Komisi X dan Bamsoet Masuk Komisi II

Golkar Rotasi Anggota DPR, Agung Widyantoro Pimpin Komisi X dan Bamsoet Masuk Komisi II

21 Agustus 2026
Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

20 Agustus 2026

Recent News

Riset CORE: Efisiensi Anggaran Tekan Keuangan Pemerintah Daerah

CORE Nilai RAPBN 2027 Tak Seekspansif Klaim Pemerintah, Beban Bunga Utang Jadi Sorotan

21 Agustus 2026
Banggar DPR Desak Menkeu Purbaya Serahkan Profil Utang Pemerintah dalam 10 Hari

Banggar DPR Desak Menkeu Purbaya Serahkan Profil Utang Pemerintah dalam 10 Hari

21 Agustus 2026
Golkar Rotasi Anggota DPR, Agung Widyantoro Pimpin Komisi X dan Bamsoet Masuk Komisi II

Golkar Rotasi Anggota DPR, Agung Widyantoro Pimpin Komisi X dan Bamsoet Masuk Komisi II

21 Agustus 2026
Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

20 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development