Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan

IDI Minta Kemenkes Audit Kasus Dugaan Keterlambatan Penanganan Pasien di IGD

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
5 Agustus 2026
in Headline, Kesehatan, Nasional, News, Pelayanan Publik, Sorotan
0
Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan

Viral Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS. (kolase)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menduga terdapat kelemahan dalam sistem pelayanan rumah sakit terkait kasus mendiang Yusrizal yang dikabarkan harus menunggu sekitar delapan jam di instalasi gawat darurat (IGD) sebelum mendapatkan ruang rawat inap. Menurutnya, dugaan tersebut perlu ditelusuri melalui audit menyeluruh agar penyebab keterlambatan penanganan dapat diketahui secara objektif.

Slamet mempertanyakan penyebab pasien harus menunggu hingga delapan jam serta apakah rumah sakit telah melakukan penilaian kondisi kegawatdaruratan (triase) secara tepat sejak awal.

“Ada dugaan, bahasanya kecolongan, kenapa pasien itu tidak segera ditangani. Kenapa sampai nunggu 8 jam? Apakah rumah sakit tidak bisa mendeteksi emergensi? Padahal sesuai ketentuan internasional, kalau emergensi dalam waktu beberapa menit harus sudah ditangani,” kata Slamet kepada Suara.com, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, apabila pasien yang berada dalam kondisi gawat darurat benar harus menunggu selama itu, persoalannya tidak semata-mata terletak pada tenaga kesehatan, melainkan dapat mengindikasikan adanya kelemahan dalam sistem pelayanan rumah sakit.

“Jadi ada kegagalan sistem di rumah sakit tersebut yang mungkin perlu diperbaiki ke depannya,” ujarnya.

Karena itu, IDI meminta Kementerian Kesehatan melakukan audit menyeluruh terhadap penanganan kasus tersebut untuk mengetahui penyebab keterlambatan secara objektif.

“Kementerian Kesehatan sebagai institusi tertinggi di bidang kesehatan, regulasinya disempurnakan. Segera turunkan tim untuk melakukan audit,” tegas Slamet.

Ia menilai audit diperlukan untuk mengungkap apakah keterlambatan disebabkan oleh kesalahan dalam sistem triase, keterbatasan kapasitas rumah sakit, atau faktor lain.

“Kenapa pasien itu 8 jam baru ditangani? Kalau pasien non-emergensi mungkin masih bisa ditolerir. Jadi rumah sakit itu harus bisa memisahkan mana yang penting cepat ditangani, mana yang harus menunggu,” katanya.

Kasus ini bermula dari unggahan Yusrizal di media sosial Threads yang mengaku harus menunggu sekitar delapan jam di IGD sebelum memperoleh ruang rawat inap. Beberapa hari kemudian, Yusrizal dikabarkan meninggal dunia.

Unggahan tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah beredar tangkapan layar komentar dari sejumlah akun yang disebut-sebut milik dokter maupun tenaga kesehatan. Komentar-komentar tersebut menuai kritik dari warganet karena dinilai kurang menunjukkan empati terhadap keluhan pasien.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat hasil audit resmi maupun keterangan lengkap dari pihak rumah sakit dan Kementerian Kesehatan mengenai penyebab keterlambatan penanganan maupun hubungan antara waktu tunggu pasien dengan penyebab meninggalnya Yusrizal.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Audit pelayanan kesehatanAudit rumah sakitEvaluasi rumah sakitIkatan Dokter Indonesia (IDI)Instalasi Gawat Darurat (IGD)KemenkesKementerian KesehatanKeselamatan pasienKeterlambatan penangananPelayanan kesehatan Indonesiapelayanan rumah sakitPenanganan pasienSistem pelayanan kesehatanSlamet BudiartoThreadsTriaseViral media sosialYusrizal
Previous Post

Bahasan Kukuhkan Pengurus Rumpon 2026–2029, Dorong Komunitas Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Pontianak

Next Post

Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita

Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita

Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita

5 Agustus 2026
Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan

Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan

5 Agustus 2026
Bahasan Kukuhkan Pengurus Rumpon 2026–2029, Dorong Komunitas Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Pontianak

Bahasan Kukuhkan Pengurus Rumpon 2026–2029, Dorong Komunitas Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Pontianak

5 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Perpanjang Layanan Samsat Go Kecamatan Jadi Tiga Hari

Pemkot Pontianak Perpanjang Layanan Samsat Go Kecamatan Jadi Tiga Hari

5 Agustus 2026

Recent News

Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita

Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita

5 Agustus 2026
Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan

Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan

5 Agustus 2026
Bahasan Kukuhkan Pengurus Rumpon 2026–2029, Dorong Komunitas Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Pontianak

Bahasan Kukuhkan Pengurus Rumpon 2026–2029, Dorong Komunitas Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Pontianak

5 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Perpanjang Layanan Samsat Go Kecamatan Jadi Tiga Hari

Pemkot Pontianak Perpanjang Layanan Samsat Go Kecamatan Jadi Tiga Hari

5 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development