triggernetmedia.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyambut peserta Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026 di Balai Petitih, Selasa (14/4/2026).
Dalam sambutannya, Krisantus menekankan posisi strategis Kalimantan Barat sebagai wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan menjadi gerbang menuju Brunei Darussalam. Potensi tersebut dinilai perlu dimaksimalkan melalui hilirisasi ekonomi dan penguatan infrastruktur.
Ia juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan, energi, dan ekonomi sebagai pilar pembangunan daerah di tengah dinamika global.
Menurutnya, Pemprov Kalbar terus mendorong peningkatan ketahanan pangan, yang tercermin dari naiknya Indeks Ketahanan Pangan dari 70,81 pada 2022 menjadi 73,1 pada 2024. Upaya tersebut dilanjutkan dengan target cetak sawah baru seluas 7.100 hektare serta optimalisasi lahan di sejumlah wilayah.
Selain itu, transformasi digital di sektor pertanian juga mulai diterapkan melalui pemanfaatan teknologi seperti Internet of Things (IoT) dan platform digital pertanian.
Meski demikian, Krisantus mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, antara lain alih fungsi lahan, minimnya regenerasi petani, serta dampak perubahan iklim.
Ia menegaskan peran Polri penting dalam mendukung ketahanan pangan, termasuk menjaga distribusi, mengawasi pupuk bersubsidi, serta mengamankan rantai pasok.




