triggernetmedia.com – Pemerintah menyerap dana sebesar Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada 18 Februari 2026. Total penawaran yang masuk dalam lelang tersebut mencapai Rp63,06 triliun.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, jumlah penawaran tersebut lebih rendah dibandingkan lelang sebelumnya pada 3 Februari 2026 yang mencapai Rp76,59 triliun.
Serapan terbesar berasal dari seri FR0109 (reopening) dengan nilai dimenangkan Rp16,4 triliun dari total penawaran Rp24,16 triliun. Seri ini menawarkan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,67712 persen dengan jatuh tempo 15 Maret 2031.
Pemerintah juga menyerap Rp12,3 triliun dari seri FR0108 dengan penawaran masuk Rp21,07 triliun dan imbal hasil 6,37998 persen, jatuh tempo 15 April 2036. Sementara itu, dari seri FR0106 pemerintah menyerap Rp3,25 triliun dengan imbal hasil 6,59975 persen dan jatuh tempo 15 Agustus 2040.
Selain seri berjangka menengah dan panjang, pemerintah turut menyerap dana dari seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN). Dari seri SPN12270204, pemerintah menyerap Rp2,5 triliun dengan imbal hasil 4,768 persen dan jatuh tempo 4 Februari 2027.
Serapan lainnya berasal dari seri FR0105 sebesar Rp1,65 triliun, serta seri FR0107 dan FR0102 yang masing-masing diserap Rp1,6 triliun. Pemerintah juga menyerap penuh Rp700 miliar dari seri SPN01260322. Adapun seri SPN03260521 tidak diserap meski menerima penawaran Rp300 miliar.











