Senin, 25 Mei 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Nasional

Sentralisasi Kekuasaan di Balik Program Makan Bergizi Gratis

Kritik Ray Rangkuti terhadap Program Makan Bergizi Gratis

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
20 Oktober 2025
in Headline, Kesra, Nasional, News, Sospolhukam
0
Sentralisasi Kekuasaan di Balik Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo Subianto saat rapat dengan menteri. (foto: Instagram @sekretariat.kabinet)

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai oleh berbagai program populis, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, di balik narasi pemerataan dan kesejahteraan rakyat, muncul kritik tajam dari kalangan masyarakat sipil.

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai program MBG justru mencerminkan pola pemerintahan yang semakin tersentralisasi dan minim partisipasi daerah. Dalam diskusi bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Emas atau Cemas?” di Jakarta, Minggu (19/10/2025), Ray menilai kebijakan tersebut terlalu dipaksakan untuk dijalankan tanpa melibatkan pemerintah daerah secara substansial.

Related posts

BPK Berikan Opini WTP ke-15 untuk Pemkot Pontianak

BPK Berikan Opini WTP ke-15 untuk Pemkot Pontianak

25 Mei 2026
Petani Pontianak Utara Andalkan Lahan Pemerintah untuk Bertani

Petani Pontianak Utara Andalkan Lahan Pemerintah untuk Bertani

25 Mei 2026

“Program MBG, misalnya, merupakan contoh kebijakan yang dipaksakan untuk diterapkan oleh semua pemerintah daerah tanpa pelibatan yang bermakna, baik secara substantif maupun prosedural,” ujar Ray.

Menurutnya, pola kebijakan seperti ini bukan hal baru. Akar sentralisasi kekuasaan sudah tampak sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui penerapan omnibus law dan Undang-Undang Cipta Kerja yang memindahkan banyak kewenangan daerah ke pemerintah pusat.

“Jejak pemusatan kekuasaan dapat dilihat sejak era Jokowi. Banyak izin dan urusan daerah kini diambil alih pusat,” tambahnya.

Ray menilai program MBG memang tampak populis, namun pelaksanaannya tidak memiliki perencanaan yang matang dan gagal membuka ruang partisipasi daerah. Pemerintah daerah, katanya, lebih banyak dibebani tanggung jawab teknis tanpa memiliki ruang untuk memberi masukan atau menentukan arah kebijakan.

“Mereka diwajibkan menjalankan program, tapi tidak punya ruang untuk bersuara. Apakah pendapat mereka didengar? Sepanjang yang saya tahu, tidak,” tegas Ray.

Lebih jauh, Ray mengaitkan pola ini dengan penurunan kualitas demokrasi pada tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menilai sentralisasi kebijakan mencerminkan kecenderungan pemerintah untuk mengendalikan agenda politik dan ekonomi secara terpusat, tanpa memberi ruang bagi inisiatif lokal.

Selain itu, Ray juga mengkritik pemotongan dana transfer daerah yang dilakukan tanpa proses dialog. Kebijakan ini, menurutnya, semakin membatasi kemampuan daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.

“Transfer daerah dipotong tanpa kesepakatan. Ada yang 20 persen, ada yang 30 persen, dan pusat menyerahkan dampaknya kepada daerah,” ujarnya.

Ray menutup dengan peringatan bahwa demokrasi yang sehat tidak bisa tumbuh dalam sistem yang terlalu tersentralisasi. Pemerintah, katanya, perlu mengembalikan ruang partisipasi publik dan memperkuat desentralisasi agar kebijakan tidak hanya efektif, tetapi juga adil dan inklusif.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Kritik terhadap pemerintahan PrabowoMBG Prabowo GibranPemerintah Daerahprogram makan bergizi gratisRay RangkutiSentralisasi kekuasaan
Previous Post

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: WALHI Sebut Indonesia Kian Menjauh dari Keadilan Ekologis

Next Post

Kepala BGN Kembalikan Dana MBG Rp70 Triliun

Next Post
Kepala BGN Kembalikan Dana MBG Rp70 Triliun

Kepala BGN Kembalikan Dana MBG Rp70 Triliun

BPK Berikan Opini WTP ke-15 untuk Pemkot Pontianak

BPK Berikan Opini WTP ke-15 untuk Pemkot Pontianak

25 Mei 2026
Petani Pontianak Utara Andalkan Lahan Pemerintah untuk Bertani

Petani Pontianak Utara Andalkan Lahan Pemerintah untuk Bertani

25 Mei 2026
IHSG Anjlok 13 Persen di Mei 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Pemicu

IHSG Anjlok 13 Persen di Mei 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Pemicu

25 Mei 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • BPK Berikan Opini WTP ke-15 untuk Pemkot Pontianak
  • Petani Pontianak Utara Andalkan Lahan Pemerintah untuk Bertani
  • IHSG Anjlok 13 Persen di Mei 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Pemicu

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

BPK Berikan Opini WTP ke-15 untuk Pemkot Pontianak

BPK Berikan Opini WTP ke-15 untuk Pemkot Pontianak

25 Mei 2026
Petani Pontianak Utara Andalkan Lahan Pemerintah untuk Bertani

Petani Pontianak Utara Andalkan Lahan Pemerintah untuk Bertani

25 Mei 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600