triggernetmedia.com – Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menyampaikan bahwa BMPP Nusantara I merupakan bentuk inovasi untuk memperkuat sistem kelistrikan di wilayah kepulauan.
“Pembangkit terapung ini menjadi solusi efektif untuk wilayah dengan akses geografis yang terbatas, sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan,” katanya.
Selain BMPP Nusantara I, PLN juga tengah mengembangkan PLTMG Ambon Peaker 2 berkapasitas 50 MW yang ditargetkan selesai pada Juni 2026. Proyek ini akan memperkuat pasokan listrik di wilayah Maluku dan sekitarnya.
Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power, Purnomo, menambahkan bahwa operasional BMPP dilakukan dengan prinsip efisiensi dan keberlanjutan.
“Kami berkomitmen menjaga efisiensi dan keandalan operasional untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Kehadiran BMPP Nusantara I dinilai sebagai langkah nyata pemerintah dalam memastikan pemerataan dan keadilan energi di seluruh nusantara, sekaligus memperkuat fondasi transformasi energi bersih dan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.











