triggernetmedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan RUU APBN 2026 menjadi Undang-Undang. APBN ini menjadi landasan fiskal pertama bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah, menyebut seluruh fraksi dari PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, hingga Demokrat sepakat meloloskan RUU tersebut. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi kerja sama DPR dan menekankan APBN 2026 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkeadilan.
Beberapa program prioritas APBN 2026 antara lain:
-
Ketahanan Pangan: Rp164,7 triliun untuk swasembada dan kesejahteraan petani/nelayan.
-
Ketahanan Energi: Rp402,4 triliun untuk peningkatan migas, transisi energi, dan stabilisasi harga.
-
Makan Bergizi Gratis (MBG): Rp335 triliun.
-
Pendidikan: Rp769,1 triliun untuk PIP, KIP kuliah, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, beasiswa, dan kesejahteraan guru/dosen.
-
Kesehatan: Rp244 triliun untuk JKN, cek kesehatan gratis, dan revitalisasi rumah sakit.
-
Pertahanan dan Investasi: Modernisasi alutsista, kesejahteraan prajurit, serta akselerasi investasi dan perdagangan.
Menkeu menegaskan, APBN 2026 tidak hanya menjaga keberlanjutan pembangunan, tetapi juga menjawab tantangan global dan harapan masyarakat untuk kesejahteraan dan stabilitas ekonomi.











