triggernetmedia.com – Penyanyi Budi Doremi mengungkapkan perasaannya setelah memutuskan untuk pindah ke desa dari Bintaro Sektor 6 pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19.
Tinggal di perkampungan di daerah Serang, Banten, Budi Doremi dan keluarganya menemukan kebahagiaan yang tak terduga dalam kesederhanaan desa.
Di sebuah wawancara di studio FYP Trans7, Jakarta Selatan, Budi Doremi dengan antusias menceritakan bagaimana kehidupan di desa memberinya banyak hal yang tidak pernah dia rasakan di kota.
“Indah dan nikmat banget ternyata tinggal di perkampungan,” ungkapnya.
Salah satu hal utama yang dirasakan Budi Doremi adalah ketenangan yang jarang ditemukan di tengah hiruk pikuk kota.
Suara-suara bising yang selalu mengganggu di kota hampir tidak ada di desa, sehingga suasana menjadi lebih damai dan menenangkan.
Bahkan, cara berkomunikasi Budi Doremi pun mengalami perubahan signifikan. Dia mengakui bahwa jarang sekali berbicara dengan intonasi keras dan kencang seperti yang sering dilakukan di kota.
Namun, tidak hanya kehidupan yang tenang, Budi Doremi juga mengalami momen lucu dan mendidik sejak tinggal di desa.
Dia bercerita tentang pengalamannya memberikan bantuan kepada orang-orang setempat, hanya untuk kemudian mengetahui bahwa mereka sebenarnya memiliki harta yang melimpah.
Ini menjadi pelajaran berharga bagi Budi Doremi untuk tidak menilai seseorang dari penampilannya.
Meskipun awalnya ada keengganan, termasuk dari istrinya sendiri, untuk pindah ke desa, kini mereka tidak bisa membayangkan kehidupan lain.
Istri Budi Doremi yang sebelumnya tidak mau tinggal di desa sekarang bahkan lebih betah daripada dia sendiri.
Mereka menemukan kebahagiaan dan kepuasan dalam kehidupan sederhana di desa, seperti bercocok tanam dan memelihara hewan ternak.
Budi Doremi juga aktif membagikan kegiatan dan proyek DIY (Do It Yourself) di rumahnya melalui akun Instagram pribadinya.
Dia menikmati membuat perabot rumah sendiri, seperti meja dan kitchen set, menambahkan sentuhan personal dalam kehidupan mereka di desa.
Meskipun pandemi COVID-19 telah berlalu, keputusan Budi Doremi dan keluarga untuk tinggal di desa tetap kokoh.
Mereka menemukan kedamaian, kebahagiaan, dan arti sejati dari kehidupan di tengah alam, menjadikan desa sebagai rumah yang sempurna bagi mereka.




