triggernetmedia.com – Amalan yang dianjurkan untuk meraih malam Lailatul Qadar adalah sholat tasbih.
Sholat tasbih merupakan salah satu salat sunah yang banyak menggunakan bacaan tasbih, yaitu bacaan pujian untuk Allah SWT.
Ini juga merupakan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Keyakinan bahwa sholat tasbih bisa digunakan sebagai sarana ibadah untuk menggapai Lailatul Qadar berasal dari riwayat Abu Dawud.
Disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib, untuk melaksanakan sholat tasbih.
Tak ada waktu khusus yang dianjurkan untuk melaksanakan sholat tasbih. Kapan saja bisa dilakukan, selama bukan waktu yang dilarang untuk menggelar salat.
Niat Sholat Tasbih
Sebelum mengetahui tata caranya, penting untuk mengetahui bacaan niat sholat tasbih:
Bacaan niat salat Tasbih: “Aku berniat salat sunah Tasbih empat rakaat karena Allah ta’ala.”
Tata Cara Sholat Tasbih
Sholat tasbih terdiri atas empat rakaat, di dalamnya terdapat 300 kali bacaan tasbih yang bisa dilafalkan. Berikut ini bacaan tasbih yang dilakukan dalam sholat tasbih:
Bacaan tasbih: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
Berikut ini tata cara sholat tasbih yang bisa dipraktikkan:
- Membaca niat dan takbiratul ihram
- Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek Al-Qur’an
- Membaca tasbih 15 kali sebelum rukuk
- Rukuk dan membaca tasbih 10 kali
- Iktidal dan membaca tasbih 10 kali
- Sujud pertama dan membaca tasbih 10 kali
- Duduk di antara dua sujud dan membaca tasbih 10 kali
- Sujud kedua dan membaca tasbih 10 kali
- Setelah sujud kedua, duduk istirahat atau tumakninah dengan membaca tasbih 10 kali
- Ulangi tata cara yang sama hingga rakaat keempat
- Pada rakaat keempat, akhiri dengan duduk tahiyat akhir dan salam
Itulah niat dan tata cara sholat tasbih yang bisa dilakukan untuk menggapai malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Semoga bermanfaat.
sumber: cnnindonesia.com





