triggernetmedia.com – Pasar Rakyat Parwasal yang terletak di sebelah Pasar Puring Siantan Kecamatan Pontianak Utara, diresmikan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.
Acara peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota, menandai dimulainya operasional pasar rakyat ini. Dalam pasar tradisional ini, terdapat 174 pedagang yang terbagi dalam 147 unit los dan 27 unit kios, yang menjual berbagai kebutuhan bahan pokok.
“Mudah-mudahan pasar ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekaligus menjadi pusat perbelanjaan bahan makanan tradisional,” ujar Wali Kota setelah meresmikan Pasar Rakyat Parwasal pada Rabu (22/11).
Ditemani oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, Edi menyusuri setiap bagian pasar untuk berdiskusi dengan pedagang mengenai situasi dan kondisi pasar lokal saat ini.
Selain itu, keduanya juga turut berbelanja sayur-sayuran dan bahan pokok dari pedagang di pasar tersebut. Pemerintah Kota Pontianak juga memiliki rencana untuk melakukan revitalisasi pada seluruh kawasan Pasar Puring.
“Pasar Rakyat Parwasal ini didanai oleh pemerintah pusat melalui APBN. Rencananya, seluruh kawasan ini akan kita revitalisasi,” ungkap Edi.
Kehadiran pasar rakyat ini dinilai sebagai representatif karena lapak-lapak pedagang tertata lebih rapi. Wali Kota juga memberikan pesan kepada pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan pasar.
Hal ini menjadi penting karena Kota Pontianak saat ini sedang dalam tahap penilaian untuk meraih penghargaan Adipura.
“Tahun 2022 kita sudah mendapatkan sertifikat Adipura. Tahun 2023, kita berharap bisa meraih Piala Adipura,” tambahnya.
Adipura merupakan salah satu program dari pemerintah pusat yang dijelaskan oleh Edi bahwa setiap penghargaan yang diterima akan disertai dengan insentif.
Selain penghargaan berupa sertifikat atau piala, pemerintah pusat juga memberikan bantuan untuk penataan pasar tradisional seperti perbaikan sarana dan prasarana, termasuk peningkatan infrastruktur jalan.
Junaidi, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Menengah, dan Perdagangan Kota Pontianak menambahkan bahwa revitalisasi Pasar Rakyat Parwasal sejalan dengan arahan pemerintah pusat.
Pasar ini merupakan aset milik Pemkot Pontianak dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti home storage, mushola, toilet, dan klinik.
Revitalisasi pasar ini juga merupakan respons terhadap perubahan perilaku masyarakat akibat pandemi Covid-19.
Masyarakat yang sebelumnya lebih cenderung menggunakan layanan angkutan online untuk membeli bahan makanan, kini kembali beralih ke belanja offline di pasar tradisional.
“Pembangunan pasar ini dimulai saat pandemi Covid-19. Untuk penataan taman di sekitar, penyambungan listrik, dan air menggunakan dana dari pemerintah daerah melalui APBD Kota Pontianak,” tutupnya.










