triggernetmedia.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) di Kota Pontianak merayakan ulang tahun ke-11 pada tanggal 24 Oktober 2023. Dalam momen perayaan ini, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meresmikan Bank Darah dan meninjau Ruang Layanan Kateterisasi Jantung (Ruang Cathlab) yang baru dimiliki rumah sakit tersebut.
RSUD SSMA juga meluncurkan edisi pertama Buletin Sehati (Sehat Insan Alkadrie) sebagai sarana promosi kesehatan kepada masyarakat.
Edi mengapresiasi upaya RSUD SSMA dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia melihat peningkatan kualitas pelayanan, termasuk kelengkapan sarana, prasarana, alat medis, dan tenaga medis di rumah sakit tersebut.
Namun, ia juga mencatat bahwa masih ada aspek-aspek yang perlu ditingkatkan, seperti kapasitas ruang rawat inap yang masih terbatas dengan jumlah 155 tempat tidur. Selain itu, ketersediaan obat-obatan juga perlu diperbaiki karena adanya lonjakan jumlah pasien.
Direktur Unit Pelaksana Teknis (UPT) RSUD SSMA, Eva Nurfarihah, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pontianak, Dewan Pengawas Rumah Sakit, jajaran DPRD Kota Pontianak, serta insan dan pasien yang telah memberikan dukungan dan pengalaman berharga bagi rumah sakit tersebut.
Kritik dan saran dari masyarakat juga diapresiasi karena menjadi dorongan bagi RSUD SSMA untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.
Pada tahun 2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjuk RSUD Kota Pontianak sebagai rumah sakit pengampu penyakit jantung tingkat madya.
Tahun depan, rencananya akan tersedia cathlab untuk intervensi pelayanan di bagian jantung dan pembuluh darah. Para perawat dan radiografer telah mengikuti pelatihan, dan spesialis dokter jantung akan meningkatkan kompetensinya.
RSUD SSMA juga akan mempertahankan layanan unggulan seperti klinik edukasi pasien diabetes dan klinik tumbuh kembang untuk skrining bayi baru lahir. Rumah sakit ini berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan dengan moto “Kepuasan Anda Adalah Prioritas Kami.”
Salah satu inovasi terbaru adalah Inovasi Sipinter, yang melibatkan pelayanan SIMRS terintegrasi. Ini merupakan langkah untuk memenuhi amanat dari PMKNO 24 tahun 2022 tentang SIM RS dan Perpres 95 tahun 2018, Perwali tentang pemerintahan yang berbasis elektronik.
Tujuannya adalah memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, terbuka, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.



