triggernetmedia.com – Nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya turut menjadi sorotan di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Perkara dugaan intersepsi komunikasi kepala negara tersebut sebelumnya telah menyeret mantan Kapolri sekaligus mantan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sejak kasus itu diumumkan secara resmi oleh Mabes Polri, Teddy disebut-sebut sempat jarang terlihat dalam sejumlah dokumentasi kegiatan resmi di lingkungan Istana Kepresidenan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Suara.com, Teddy dikabarkan telah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer (POM) TNI. Ia disebut sempat dimintai keterangan sebelum akhirnya diperbolehkan kembali.
“(Teddy) sempat diperiksa POM,” ujar sumber tersebut.
Meski demikian, belum ada informasi resmi mengenai waktu dan lokasi pemeriksaan tersebut. Materi yang didalami aparat POM TNI maupun status Teddy dalam proses pemeriksaan itu juga belum diketahui secara pasti.
Belum dapat dipastikan pula apakah pemeriksaan tersebut berkaitan langsung dengan penyidikan kasus dugaan penyadapan komunikasi yang menyeret nama Listyo Sigit atau menyangkut persoalan lain.
Suara.com masih berupaya meminta konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Teddy Indra Wijaya maupun instansi POM TNI terkait informasi tersebut.
Kabar pemeriksaan oleh POM TNI ini mencuat di tengah perhatian publik terhadap intensitas kehadiran mantan ajudan Prabowo tersebut dalam berbagai agenda kenegaraan.
Teddy sebelumnya terlihat mendampingi Presiden Prabowo saat menerima audiensi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda riset strategis nasional, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pengembangan energi alternatif berbahan limbah kelapa sawit, hingga percepatan penelitian vaksin dan obat-obatan herbal.
Terbaru, Teddy kembali terlihat di Istana Kepresidenan saat Prabowo memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, pada Kamis (5/11/2026) siang.











