Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Evaluasi, DPR Targetkan RUU Penyadapan Dibahas Desember

Komisi III DPR Mendorong Regulasi Penyadapan yang Lebih Ketat untuk Mencegah Penyalahgunaan Wewenang dan Melindungi Hak Sipil.

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
5 November 2026
in Headline, Nasional, News, Parlementaria, Sorotan, Sospolhukam
0
Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Evaluasi, DPR Targetkan RUU Penyadapan Dibahas Desember

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Komisi III DPR RI berencana kembali mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyadapan. Regulasi tersebut disiapkan untuk memperjelas sekaligus memperketat mekanisme penyadapan di Indonesia guna mencegah penyalahgunaan wewenang yang berpotensi melanggar hak-hak sipil warga negara.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan, dorongan tersebut menguat menyusul mencuatnya kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah tersangka, termasuk mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Habiburokhman, RUU Penyadapan menjadi salah satu agenda prioritas Komisi III pada periode ini setelah pembahasan RUU Perampasan Aset rampung.

“Ini insyaallah selesai nih undang-undang Perampasan Aset. Gas besok itu undang-undang Jabatan Hakim, undang-undang Advokat, dan undang-undang Penyadapan. Jadi tiga undang-undang itu akan kita gas juga di periode ini,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Ia menekankan bahwa regulasi penyadapan harus memberikan perlindungan hukum yang setara bagi seluruh masyarakat, bukan hanya pejabat negara atau pihak tertentu.

“Kita dorong agar tak hanya presiden yang harus kita lindungi dari penyadapan ilegal, juga seluruh warga negara Indonesia,” ujarnya.

Habiburokhman menjelaskan, kejelasan batasan dan prosedur hukum menjadi aspek penting yang harus diatur dalam RUU tersebut. Dengan demikian, penyadapan tidak dapat dilakukan secara sewenang-wenang hingga merampas hak masyarakat.

“Memperketat, memperjelas. Jangan sampai warga negara dirampas haknya dengan penyadapan yang tidak sesuai dengan hukum,” tegasnya.

Saat ini, RUU Penyadapan masih berada dalam tahap penyusunan. Namun, kasus dugaan penyadapan ilegal yang tengah ditangani Bareskrim Polri diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan dalam merumuskan ketentuan regulasi tersebut.

“Ini akan menjadi masukan bagi kita. Jangan sampai terulang kembali,” katanya.

Habiburokhman menargetkan pembahasan tiga RUU prioritas, yakni RUU Jabatan Hakim, RUU Advokat, dan RUU Penyadapan, dapat mulai berjalan sebelum akhir tahun ini, setelah pembahasan RUU Perampasan Aset selesai.

“Jadi Perampasan Aset ini kita full, habis itu baru tiga undang-undang itu kita gas. Bisa di Desember bisa mulai tuh,” ungkapnya.

Terkait kasus dugaan penyadapan ilegal tersebut, Habiburokhman juga mengaitkannya dengan skandal Watergate di Amerika Serikat, yakni kasus penyadapan yang berkaitan dengan kepentingan politik.

“Kalau Watergate itu kan penyadapan dilakukan untuk kepentingan politik. Jadi mirip-mirip ini nih, kalau ada kepentingan politik ini namanya Watergate Indonesia, ya. Sekarang ini,” tuturnya.

Di sisi lain, Habiburokhman menyatakan keyakinannya terhadap Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam menuntaskan penanganan perkara tersebut. Ia menilai Kapolri memahami langkah yang harus diambil untuk mengusut kasus itu.

“Ya Pak Suyudi tahu apa yang harus dilakukan. Beliau itu kader terbaik Polri. Tahu, keren beliau ya. Pasti tahu lah, enggak bakal nanggung-nanggung,” pungkasnya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # habiburokhman# RUU Perampasan AsetDPR RIKomisi III DPRListyo Sigit Prabowopenyadapan ilegalRUU PenyadapanWatergate Indonesia
Previous Post

Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Jalani Pemeriksaan POM TNI Terkait Kasus Penyadapan

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Evaluasi, DPR Targetkan RUU Penyadapan Dibahas Desember

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Evaluasi, DPR Targetkan RUU Penyadapan Dibahas Desember

5 November 2026
Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Jalani Pemeriksaan POM TNI Terkait Kasus Penyadapan

Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Jalani Pemeriksaan POM TNI Terkait Kasus Penyadapan

5 November 2026
Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

5 November 2026
Botol Air Mineral Jokowi Diambil Petugas Saat Bersaksi di PN Jakarta Timur

Botol Air Mineral Jokowi Diambil Petugas Saat Bersaksi di PN Jakarta Timur

5 November 2026

Recent News

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Evaluasi, DPR Targetkan RUU Penyadapan Dibahas Desember

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Evaluasi, DPR Targetkan RUU Penyadapan Dibahas Desember

5 November 2026
Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Jalani Pemeriksaan POM TNI Terkait Kasus Penyadapan

Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Jalani Pemeriksaan POM TNI Terkait Kasus Penyadapan

5 November 2026
Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

5 November 2026
Botol Air Mineral Jokowi Diambil Petugas Saat Bersaksi di PN Jakarta Timur

Botol Air Mineral Jokowi Diambil Petugas Saat Bersaksi di PN Jakarta Timur

5 November 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development