Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

DPR Dorong Hukuman Berat bagi Pelaku Karhutla, Aktor di Balik Pembakaran Harus Diburu

Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
2 September 2026
in Headline, Kesehatan, lingkungan, Nasional, News, Parlementaria, Sorotan, Sospolhukam
0
DPR Dorong Hukuman Berat bagi Pelaku Karhutla, Aktor di Balik Pembakaran Harus Diburu

Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/foc]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Anggota Komisi IV DPR RI Robert J. Kardinal meminta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan lebih tegas. Menurutnya, pelaku yang terbukti sengaja menyebabkan kebakaran harus dikenai hukuman maksimal, termasuk opsi hukuman mati.

Robert menilai karhutla yang terus berulang telah berubah menjadi persoalan serius yang mengancam keselamatan masyarakat. Dampaknya tidak hanya berupa kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi, tetapi juga gangguan kesehatan hingga korban jiwa.

“Kita melihat ini sudah berulang setiap tahun. Sudah puluhan tahun kita menghadapi masalah ini, dan korban terus berjatuhan. Bukan hanya kerugian materi, tapi juga merenggut nyawa dan merusak kesehatan masyarakat,” tegas Robert dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Ia menyoroti peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah daerah sebagai salah satu gambaran dampak kabut asap. Di Kalimantan Tengah, misalnya, jumlah kasus ISPA tercatat mencapai 72.431 kasus hingga Agustus 2026.

Kondisi tersebut, kata Robert, menunjukkan bahwa karhutla tidak lagi tepat dipandang hanya sebagai persoalan lingkungan. Paparan asap juga menjadi ancaman bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan ibu hamil.

“Dampaknya sudah sangat nyata. Anak-anak, lansia, ibu hamil menjadi kelompok paling rentan. Mereka menghirup udara beracun setiap hari. Ini bukan sekadar bencana lingkungan, tapi juga darurat kemanusiaan,” tuturnya.

Karena itu, Robert berharap revisi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang kini menjadi RUU Usul Inisiatif DPR dapat menjadi momentum untuk memperkuat instrumen hukum dalam penanganan kejahatan kehutanan.

Ia menegaskan, penegakan hukum harus mampu mengungkap seluruh rantai kejahatan, termasuk pihak yang berada di balik pembakaran. Menurutnya, proses hukum tidak boleh hanya berhenti pada pekerja atau pelaku yang ditemukan di lapangan.

“Sanksi tidak boleh hanya menyasar orang yang berada di lapangan, tetapi harus mampu mengejar aktor yang memerintahkan, membiayai atau mengambil keuntungan dari pembakaran hutan,” kata Robert.

Ia menyebut kemungkinan adanya pihak yang memberikan pembiayaan atau memperoleh keuntungan dari pembakaran lahan juga perlu ditelusuri melalui proses penegakan hukum. Robert menekankan, hal tersebut harus dibuktikan berdasarkan fakta dan alat bukti yang tersedia.

Dalam mendorong hukuman yang lebih tegas, Robert turut membandingkan kebijakan sejumlah negara. Ia menyinggung langkah Pemerintah Aljazair yang menyiapkan amandemen terkait hukuman mati bagi pelaku pembakaran hutan setelah kebakaran besar menimbulkan banyak korban.

“Aljazair baru saja mengambil langkah tegas dengan menyiapkan hukuman mati bagi pembakar hutan. Ini patut kita pertimbangkan karena menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi lingkungan dan warganya,” ujarnya.

Selain hukuman pidana, Robert mengusulkan perampasan aset terhadap pelaku kejahatan kehutanan. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk memutus keuntungan ekonomi yang dapat menjadi motif terjadinya pembakaran secara ilegal.

Robert berharap rangkaian kebakaran yang selama ini muncul hampir setiap tahun dapat dihentikan secara permanen. Untuk itu, ia menilai penanganan karhutla membutuhkan kombinasi antara pencegahan, penegakan hukum yang kuat dan pengungkapan pihak-pihak yang mendapatkan keuntungan dari praktik tersebut.

“Kalau seseorang sengaja membakar hutan dan akibatnya masyarakat luas menderita, kesehatan terganggu, lingkungan rusak, bahkan ada korban jiwa, maka jangan dianggap sebagai kejahatan biasa. Hukum harus hadir dengan hukuman yang benar-benar membuat jera,” pungkasnya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Kelompok Rentan# Perampasan asetaktor intelektualDampak KarhutlaDPR RIEfek jeraHukuman maksimalHukuman MatiISPAKabut AsapKarhutlaKeamanan dan keselamatan masyarakatKebakaran Hutan dan LahanKejahatan kehutananKesehatan masyarakatkomisi IV DPR RIPelaku karhutlaPembakaran hutanPembakaran lahanPencegahan Karhutlapenegakan hukumPerlindungan lingkunganRevisi UU KehutananRobert J. KardinalRUU KehutananUU Nomor 41 Tahun 1999
Previous Post

Pentingnya Memahami Wilayah Perbatasan

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
DPR Dorong Hukuman Berat bagi Pelaku Karhutla, Aktor di Balik Pembakaran Harus Diburu

DPR Dorong Hukuman Berat bagi Pelaku Karhutla, Aktor di Balik Pembakaran Harus Diburu

2 September 2026
Pentingnya Memahami Wilayah Perbatasan

Pentingnya Memahami Wilayah Perbatasan

2 September 2026
Kabut Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Warga Diingatkan Tak Asal Pilih Obat

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Warga Diingatkan Tak Asal Pilih Obat

2 September 2026
Pemkot Pontianak Jaga Pasokan Air untuk Layanan Cuci Darah

Pemkot Pontianak Jaga Pasokan Air untuk Layanan Cuci Darah

2 September 2026

Recent News

DPR Dorong Hukuman Berat bagi Pelaku Karhutla, Aktor di Balik Pembakaran Harus Diburu

DPR Dorong Hukuman Berat bagi Pelaku Karhutla, Aktor di Balik Pembakaran Harus Diburu

2 September 2026
Pentingnya Memahami Wilayah Perbatasan

Pentingnya Memahami Wilayah Perbatasan

2 September 2026
Kabut Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Warga Diingatkan Tak Asal Pilih Obat

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Warga Diingatkan Tak Asal Pilih Obat

2 September 2026
Pemkot Pontianak Jaga Pasokan Air untuk Layanan Cuci Darah

Pemkot Pontianak Jaga Pasokan Air untuk Layanan Cuci Darah

2 September 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development