triggernetmedia.com – Perusahaan produk rumah tangga asal Amerika Serikat, BOLDe Inc., menetapkan Indonesia sebagai pusat produksi utama untuk mendukung ekspansi bisnisnya ke pasar internasional.
President BOLDe Inc USA Brandon Bleach mengatakan Indonesia dipilih karena memiliki tenaga kerja yang kompeten, kapasitas manufaktur yang terus berkembang, serta produk yang dinilai memiliki daya saing di pasar global.
“Kami memilih Indonesia karena percaya terhadap kemampuan tenaga kerjanya, potensi industrinya, serta semangat masyarakatnya untuk terus berkembang,” kata Brandon, dikutip Minggu (30/8/2026).
BOLDe tidak hanya memanfaatkan Indonesia sebagai pasar penjualan. Perusahaan juga mengembangkan kegiatan produksinya di dalam negeri dengan melibatkan tenaga kerja lokal dalam berbagai proses, mulai dari pengolahan bahan baku hingga distribusi.
Menurut Brandon, keterlibatan tenaga kerja Indonesia menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas produk. Ia menilai teknologi dan mesin produksi perlu didukung sumber daya manusia yang mampu menjalankan setiap proses secara teliti dan konsisten.
Produk yang diproduksi di Indonesia kini telah masuk ke pasar Amerika Serikat. BOLDe memanfaatkan sejumlah kanal perdagangan digital untuk menjangkau konsumen, termasuk Amazon, TikTok Shop US, dan situs resmi perusahaan.
Perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan tahunan sebesar 50 persen. Untuk mencapai target tersebut, BOLDe akan mengandalkan pertumbuhan pasar domestik sekaligus memperluas jaringan ekspor.
Dua produk yang disiapkan untuk pasar internasional antara lain Thunder Mop dan Ultra Gran.
Ekspansi Ekspor Bertahap
Setelah Amerika Serikat, BOLDe berencana memperluas pasar ke sejumlah negara lain. Kanada, Australia, dan Inggris menjadi tujuan ekspansi berikutnya yang akan dilakukan secara bertahap.
Brandon melihat perkembangan perdagangan elektronik di Amerika Serikat sebagai salah satu peluang besar bagi perusahaan. Data U.S. Census Bureau mencatat penjualan retail e-commerce AS pada kuartal II 2026 mencapai US$340,2 miliar.
Nilai tersebut meningkat 12,2 persen secara tahunan dan berkontribusi 17,1 persen terhadap total penjualan ritel Amerika Serikat.
Kondisi tersebut mendorong BOLDe untuk terus memperkuat produk yang dihasilkan dari Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen di berbagai negara.
Brandon mengatakan perusahaan akan melanjutkan pengembangan produk, meningkatkan kualitas, dan memperluas jaringan distribusi internasional.
Dengan menjadikan Indonesia sebagai basis manufaktur, BOLDe berharap produk yang dihasilkan tenaga kerja Indonesia dapat semakin banyak menembus pasar global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai produksi internasional.











