Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

Desil Bansos Dikritik, Pemerintah Didesak Benahi Data Kemiskinan

Kritik terhadap akurasi data kemiskinan dan penyaluran bansos berbasis desil

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
27 Agustus 2026
in Ekonomi, Headline, Kesra, Nasional, News, Pelayanan Publik, Sorotan
0
Desil Bansos Dikritik, Pemerintah Didesak Benahi Data Kemiskinan

Ilustrasi desil 1-10 (ChatGPT)

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Penggunaan sistem desil sebagai salah satu dasar penentuan penerima bantuan sosial (bansos) menuai sorotan. Kebijakan tersebut dinilai menimbulkan persoalan di masyarakat sekaligus membuka kembali perdebatan mengenai akurasi dan tata kelola data kemiskinan nasional.

Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, menilai persoalan yang muncul akibat penerapan desil menunjukkan masih lemahnya pengelolaan data kemiskinan oleh pemerintah.

“Desil ini sudah membuat kegaduhan yang luar biasa dan ini kelihatan bahwa pemerintah tidak punya kemampuan manajerial mengelola data kemiskinan kita,” kata Media saat ditemui Suara.com di Masjid UGM, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, persoalan data kemiskinan bukan lagi dapat dianggap sebagai kendala teknis yang membutuhkan waktu untuk diperbaiki. Ia menilai pemerintah seharusnya sudah memiliki sistem pendataan yang lebih akurat setelah bertahun-tahun menjalankan berbagai program pengentasan kemiskinan.

Media menyebut, kelemahan tersebut tidak hanya berkaitan dengan metode penghitungan, tetapi juga menyangkut substansi kebijakan pengentasan kemiskinan.

“Ini gagal tidak cuma dari segi teknis metodologis, tapi juga gagal dari segi substansi perjuangan membangun masyarakat khususnya mengentaskan kemiskinan,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan kompleksitas metode pengelompokan masyarakat berdasarkan desil. Menurutnya, sistem pendataan penerima bansos semestinya dibuat lebih sederhana, mudah dipahami, serta dapat memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Persoalan lain yang menjadi sorotan adalah keterbukaan metode penghitungan desil. Media menilai publik perlu mendapatkan penjelasan mengenai indikator dan mekanisme yang digunakan pemerintah dalam menentukan posisi ekonomi setiap keluarga.

Kurangnya transparansi tersebut, menurut dia, berpotensi menimbulkan dugaan bahwa sistem desil digunakan untuk mengurangi jumlah penerima bansos dan menekan beban anggaran pemerintah.

“Saya khawatir bahwa desil-desilan ini yang kemudian diatur sedemikian rupa, yang bahkan tidak bisa diakses oleh publik metodologi detil penghitungannya, itu hanya digunakan sebagai jalan untuk menekan jumlah penerima bansos,” ujarnya.

Kekhawatiran tersebut dinilai semakin penting karena perubahan klasifikasi dapat membuat sebagian masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan kemudian tidak lagi masuk dalam daftar penerima.

Media menilai kondisi itu berpotensi menimbulkan persoalan baru apabila perubahan status penerima tidak didasarkan pada data yang benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat.

“Pengurangan atau mengakali desil untuk menggeser pengguna bansos agar tidak menerima lagi ini sangat menyakitkan buat saya,” tuturnya.

Karena itu, pemerintah didesak memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penerapan desil, termasuk dasar penghitungan dan indikator yang digunakan. Perbaikan data juga dinilai perlu segera dilakukan agar kebijakan bansos tidak justru mengesampingkan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.

“Pemerintah harus menjawab kecurigaan itu dan semoga saja saya salah, tapi yang pasti sekarang kekacauan ini harus diselesaikan,” pungkas Media.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # manipulasi dataakurasi dataceliosdata kemiskinandesil bansoskemiskinan Indonesiakritik pemerintahMedia Wahyudi Askarpenerima bansospenyaluran bansostata kelola bansostransparansi data
Previous Post

Kisah Hasan Bertahan di Motor Air hingga Mendapat Hunian Sementara

Next Post

Demo di Sekitar DPR Berujung Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Demo di Sekitar DPR Berujung Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo di Sekitar DPR Berujung Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
CELIOS Usul Pajak 2% untuk Orang Superkaya, Sebut Bisa Tambah Penerimaan Negara Rp142,2 Triliun

CELIOS Usul Pajak 2% untuk Orang Superkaya, Sebut Bisa Tambah Penerimaan Negara Rp142,2 Triliun

13 Oktober 2026
CELIOS Kritik Arah Investasi Indonesia, Pengangguran Anak Muda Jadi Sorotan

CELIOS Kritik Arah Investasi Indonesia, Pengangguran Anak Muda Jadi Sorotan

13 Oktober 2026
Status Bencana Nasional Belum Dipastikan

Status Bencana Nasional Belum Dipastikan

13 Oktober 2026
Pemerintah Bahas Karhutla yang Picu Protes Negara Tetangga, Asap Kalimantan Melintasi Batas

Pemerintah Bahas Karhutla yang Picu Protes Negara Tetangga, Asap Kalimantan Melintasi Batas

13 Oktober 2026

Recent News

CELIOS Usul Pajak 2% untuk Orang Superkaya, Sebut Bisa Tambah Penerimaan Negara Rp142,2 Triliun

CELIOS Usul Pajak 2% untuk Orang Superkaya, Sebut Bisa Tambah Penerimaan Negara Rp142,2 Triliun

13 Oktober 2026
CELIOS Kritik Arah Investasi Indonesia, Pengangguran Anak Muda Jadi Sorotan

CELIOS Kritik Arah Investasi Indonesia, Pengangguran Anak Muda Jadi Sorotan

13 Oktober 2026
Status Bencana Nasional Belum Dipastikan

Status Bencana Nasional Belum Dipastikan

13 Oktober 2026
Pemerintah Bahas Karhutla yang Picu Protes Negara Tetangga, Asap Kalimantan Melintasi Batas

Pemerintah Bahas Karhutla yang Picu Protes Negara Tetangga, Asap Kalimantan Melintasi Batas

13 Oktober 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development