triggernetmedia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengajak masyarakat berpartisipasi dalam peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat 2026 dengan mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Minggu (28/6/2026).
Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 37 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang berlaku selama 25 Juni hingga 1 Juli 2026.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan surat edaran itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat mengenai pelaksanaan Hari Berkabung Daerah.
“Pemkot Pontianak menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat sebagai bentuk penghormatan terhadap peringatan Hari Berkabung Daerah. Kami mengajak seluruh jajaran pemerintah, BUMD, serta masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam rangkaian peringatan ini sebagai wujud penghormatan kepada para pejuang dan mengenang sejarah daerah,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Menurut Edi, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Ia juga meminta camat dan lurah mengimbau masyarakat di wilayah masing-masing agar turut melaksanakan pengibaran bendera sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang.
“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak melupakan jasa para pahlawan dan terus menumbuhkan semangat persatuan serta cinta tanah air,” katanya.
Selain pengibaran bendera, seluruh perangkat daerah, organisasi, dan BUMD diminta memasang spanduk, baliho, atau flyer bertema “Tidak Cukup Sekedar Anda Kenang, Tapi Kuharap Anda Teruskan Semangat Juangmu Untuk Memerangi Segala Bentuk Penjajahan” selama 25 Juni hingga 1 Juli 2026.
Pemkot Pontianak juga menyediakan materi publikasi dan twibbon agar masyarakat maupun instansi dapat berpartisipasi lebih mudah dalam peringatan tersebut.
Edi berharap peringatan Hari Berkabung Daerah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan para pendahulu dalam membangun Kalimantan Barat dan Kota Pontianak.

