triggernetmedia.com – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan tangan dinilai masih perlu ditingkatkan. Padahal, kebiasaan sederhana seperti menjaga hand hygiene terbukti efektif mencegah penyebaran berbagai penyakit menular, mulai dari flu hingga infeksi saluran pencernaan.
Perawat RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Nova Harviana, mengatakan tangan menjadi media utama perpindahan kuman karena sering bersentuhan dengan berbagai permukaan.
“Tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan benda di rumah maupun di tempat umum,” ujarnya saat memberikan edukasi, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan, tanpa disadari kuman dapat dengan mudah berpindah ke dalam tubuh saat seseorang menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut.
Nova menegaskan, menjaga kebersihan tangan tidak cukup hanya dengan air. Penggunaan sabun atau cairan pembersih berbasis alkohol diperlukan untuk membunuh kuman secara efektif.
Selain itu, proses mencuci tangan harus dilakukan dengan benar selama minimal 20 detik. Seluruh bagian tangan perlu dibersihkan, mulai dari telapak, punggung tangan, sela-sela jari, ibu jari, hingga kuku.
Ia juga mengingatkan sejumlah waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin, serta setelah beraktivitas di luar rumah.
“Kebiasaan ini menjadi garis pertahanan pertama dalam memutus rantai penularan penyakit,” katanya.
Menurut Nova, penerapan hand hygiene tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan orang lain.
“Masyarakat bisa berperan aktif mencegah penyebaran penyakit dari kebiasaan sederhana ini,” ujarnya.




