triggernetmedia.com – Pergerakan harga pangan nasional pada 17 April 2026 menunjukkan tren beragam. Data Panel Harga Pangan Bank Indonesia mencatat sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai, bawang, dan telur, sementara sebagian lainnya justru turun.
Harga beras sebagai komoditas utama relatif stabil meski mengalami kenaikan tipis. Beras kualitas bawah I tercatat Rp 14.900 per kilogram atau naik 2,76 persen, sedangkan kualitas bawah II naik 1,37 persen menjadi Rp 14.750 per kilogram.
Untuk beras kualitas menengah, medium I berada di level Rp 15.950 per kilogram atau naik 0,64 persen, sementara medium II naik 0,94 persen menjadi Rp 16.050 per kilogram. Beras premium I tercatat Rp 17.100 per kilogram atau naik 1,16 persen, sedangkan premium II turun 0,59 persen menjadi Rp 16.950 per kilogram.
Kenaikan signifikan terjadi pada komoditas bawang. Harga bawang merah ukuran sedang naik 6,44 persen menjadi Rp 50.400 per kilogram, sementara bawang putih naik 2,36 persen ke Rp 41.150 per kilogram.
Lonjakan harga juga terjadi pada kelompok cabai. Cabai rawit merah naik 17,27 persen menjadi Rp 68.750 per kilogram. Cabai rawit hijau bahkan melonjak 27,11 persen ke Rp 38.600 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar naik 5,33 persen menjadi Rp 43.550 per kilogram, dan cabai merah keriting justru turun 9,76 persen menjadi Rp 41.150 per kilogram.
Di kelompok protein, harga daging ayam ras turun 10,24 persen menjadi Rp 37.250 per kilogram. Daging sapi kualitas I turun 1,9 persen menjadi Rp 144.850 per kilogram, sedangkan kualitas II naik tipis 0,5 persen menjadi Rp 140.650 per kilogram. Harga telur ayam ras naik 3,23 persen menjadi Rp 33.600 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, gula pasir premium naik 9,33 persen menjadi Rp 21.950 per kilogram, sedangkan gula lokal stabil di Rp 19.100 per kilogram. Minyak goreng curah turun 3,23 persen menjadi Rp 19.450 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan relatif stabil.




